SuaraJogja.id - Dugaan pencurian dengan berpura-pura mencari tempat indekos kembali terjadi di Kota Yogyakarta. Terduga pelaku tertangkap cctv usai berpura-pura menanyakan kamar kosong di sebuah indekos wilayah Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Korban yang merupakan seorang mahasiswa bernama Bayu Hidayat (24) menjelaskan peristiwa yang dia alami terjadi pada Jumat (23/10/2020). Saat itu dirinya keluar untuk melaksanakan sholat Jumat.
"Mungkin kejadiannya saat kos sepi, dimana saya dan teman kos keluar untuk sholat Jumat. Beberapa penghuni memang ada yang di kamar tapi di lantai dua," kata Bayu dihubungi wartawan, Senin (26/10/2020).
Ia melanjutkan, ketika kembali dari masjid gembok pintu kos yang berada di lantai 1 sudah rusak. Terkejut dengan hal itu, dirinya sempat bertanya kepada penghuni lain namun hanya mengetahui orang mencari kos.
"Penghuni yang tidak Jumatan menerima tamu mencari kamar. Tapi memang sudah penuh dan orang tersebut pergi. Setelah itu, teman kos lain tak memperhatikan lagi karena dikiranya sudah pergi," kata dia.
Bayu mengatakan, dari cctv indekos yang terlihat, terduga pelaku tidak langsung pergi. Terduga pelaku sempat melihat situasi lantai satu.
"Jadi setelah dikira pergi, orang ini seperti mengecek situasi di lantai 1. Sayang gerak-geriknya tidak semuanya terekam cctv. Hanya saja dia ke kamar pojok dan lama sekali," jelas dia.
Bayu mengaku jika kamarnya memang terletak di ujung. Terduga pelaku baru terlihat keluar indekos setelah 10 menit berada di ujung kamar.
"Jadi menurut teman saya, orang yang bertanya kamar kosong dan berada di ujung kamar saya ini mirip. Awalnya dia mencari kos, karena penuh akhirnya dia keluar, tapi melihat lokasi sepi dia pergi ke ujung," katanya.
Baca Juga: 3 Hari Jelang Libur Panjang, Hotel di Jogja Alami Peningkatan Okupansi
Sebuah Laptop, handphone dan dompet miliknya hilang. Dirinya juga harus mengulang sejumlah tugas yang harus dikumpulkan.
"Yang hilang laptop dan handphone saya. Ada dompet yang isinya memang tidak banyak. Hanya saja tugas dan beberapa dokumen penting ikut hilang," katanya.
Peristiwa tersebut juga dibagikan bayu ke Grup Facebook, Info Cegatan Jogja Update. Bayu berharap kejadian yang dia alami tak terjadi oleh penghuni lain yang ada di wilayah tempat tinggalnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Gondokusuman, Kompol Bonifasius Slamet menjelaskan jika korban belum melaporkan peristiwa yang dialami.
"Saat ini belum menerima laporan. Namun petugas sudah mendengar informasi jika ada kejadian tersebut. Jika memang korban merasa dirugikan segera membuat laporan," ujar Boni melalui pesan singkat.
Pihaknya ikut mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada ketika bertemu dengan orang baru. Jika orang mencari kamar kosong di sebuah indekos, harus diwaspadai dan benar-benar dipastikan orang tersebut pergi.
Berita Terkait
-
Derry Seventhin Ditangkap Polisi, Colong Motor di Tangerang
-
Kompak Mencuri, Pasutri di Tanjungbalai Masuk Bui
-
Hati-Hati! Musim Gowes, Musim Maling Sepeda Pula di Surabaya
-
Viral Aksi Maling Hape di Masjid Saat Salat Jamaah, Publik: Neraka Jalur 4G
-
Best 5 Oto: Garasi Khabib Nurmagomedov, Mobil Logistik Kaesang Pangarep
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya
-
Resmi Promosi, Bupati Sleman Minta PSS Jaga Komitmen di Super League: Jangan Sampai Turun Kasta Lagi
-
Coretan Umpatan di Little Aresha Semakin Banyak, Psikolog UGM Tegaskan Mengikat Anak Tak Dibenarkan