- PSS Sleman resmi promosi ke Super League setelah mengalahkan PSIS Semarang 3-0 di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026).
- Bupati Sleman menyatakan keberhasilan ini berkat soliditas tim dan dukungan penuh masyarakat serta doa warga Sleman bagi klub.
- Pemkab Sleman berkomitmen mendukung infrastruktur dan pembinaan atlet lokal agar PSS Sleman mampu bersaing kompetitif di liga tertinggi.
SuaraJogja.id - PSS Sleman dipastikan mengamankan tiket promosi ke kompetisi kasta tertinggi, Super League.
Hal itu dipastikan tim berjuluk Super Elang Jawa ini usai mengalahkan PSIS Semarang 3-0 pada pekan ke-27 Championship Wilayah Timur di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026).
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan jawaban atas dukungan serta doa yang dipanjatkan seluruh warga Sleman selama masa perjuangan tim untuk bangkit.
"Tentu yang pertama, selaku saya Pemerintah Kabupaten Sleman dan pribadi, amat bersyukur. Alhamdulillahirabbil'alamin, kita haturkan kepada Allah SWT atas nikmat ini. Doa seluruh masyarakat Sleman untuk PSS kembali ke Liga 1 dikabulkan, bahkan dimudahkan," kata Harda, Senin (4/5/2026).
Harda menekankan bahwa kunci kesuksesan PSS Sleman musim ini terletak pada soliditas antara tim dan para pendukungnya.
"Nah, itu tentu tidak lepas dari semangat masyarakat Sleman dan tim yang kompak, yang kemarin pada awal-awal kita memberi masukan bagaimana tim ini bisa kompak, Alhamdulillah dimudahkan untuk terwujud," ujarnya.
Mengenai persiapan menatap kompetisi Super League musim depan, Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk memberikan dukungan melalui fasilitas dan dukungan moral.
Harda berencana segera bertemu dengan pemegang saham mayoritas PSS Sleman untuk merancang strategi matang. Tujuannya agar tim tidak lagi mengalami kegagalan serupa dan kembali turun kasta di masa mendatang.
"Karena saya berharap pengalaman kemarin turun kasta itu sesuatu yang sangat menyakitkan. Nah, itu jangan sampai terulang," tegasnya.
Baca Juga: Majelis Hakim Tunda Vonis Eks Bupati Sleman Sri Purnomo, Ini Penyebabnya
Selain fokus pada tim senior, Bupati turut menyoroti pentingnya pembinaan atlet lokal di bawah pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sleman yang baru.
Ia berharap kolaborasi antara PSS profesional dengan pembinaan talenta muda di Kabupaten Sleman dapat terus ditingkatkan agar semakin banyak putra daerah yang memiliki kesempatan unjuk gigi.
Menjelang laga final Championship yang akan dihadapi PSS Sleman, Harda memasang target tinggi yakni keluar sebagai juara. Meski demikian, ia menekankan bahwa kemenangan yang diraih harus didasarkan pada sportivitas dan kualitas permainan yang lebih unggul di lapangan hijau.
"Ya tentu harapan orang Sleman ya Sleman Juara! Ya harus juara. Tapi tetap dengan fair play. Kita juara ya karena kita lebih baik," ungkapnya.
Terkait infrastruktur penunjang di level Super League nanti, Harda memastikan bahwa Stadion Maguwoharjo terus menjalani proses pembenahan. Ia juga membuka diri terhadap masukan dari berbagai pihak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya
-
Resmi Promosi, Bupati Sleman Minta PSS Jaga Komitmen di Super League: Jangan Sampai Turun Kasta Lagi
-
Coretan Umpatan di Little Aresha Semakin Banyak, Psikolog UGM Tegaskan Mengikat Anak Tak Dibenarkan
-
Peringatan Dini BMKG: Akhir Pekan di Jogja Berpotensi Hujan Badai Petir dan Angin Kencang
-
Wajib Coba! 7 Kuliner Legendaris Jogja Paling Dicari Wisatawan, Lengkap Pagi hingga Malam