SuaraJogja.id - Festival Musik Tembi kembali digelar untuk kesembilan kalinya. Rutin diadakan setiap tahun, kali ini Festival Music Tembi ajak masyarakat untuk tetap berkarya di tengah pandemi. Konser musik ini sendiri juga berlangsung secara virtual.
Berlangsung selama lima hari beruturut-turut penggemar Festival Music tembi dapat melihat rangkaian acara konser secara virtual. Seluruh kegiatan acara akan berlangsung secara daring melalui kanal YouTube Festival Musik Tembi.
Dalam pembukaannya Senin (26/10/2020), kegiatan tahunan ini dibuka oleh empat lagu dari Jono Terbakar. Bawakan lagu secara langsung dengan gitarnya, Jono Terbakar mampu memukau penonton dengan lirik dan lagu-lagunya yang sedikit berbeda dengan musisi pada umumnya.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto turut memberikan sambutannya dalam acara pembukaan. Ia mengaku senang dengan pelaksanaan acara musik untuk yang ke sembilan kalinya ini. Pihaknya merasa bangga dan berbahagia serta turut memberikan apresiasi.
"Kegiatan ini akan menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini," ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini akan menjadi jembatan anatar generasi untuk saling mengetahui mengenai musik, tradisi dan kebudayaan dari masing-masing era. Kegiatan ini bisa menjembatani generasi saat ini yang mencintai musik tradisi sesuai dengan zamannya.
Nugroho berharap, kegiatan ini bisa terus berlangsung kedepannya. Sehingga kebudayaan di Bantul khususnya dapat terus lestari dan membawa warna yang menarik serta membawa manfaat untuk masyarakat luas.
Menurutnya, saat ini hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menumbuhkan kecintaan kepada generasi-generasi sekarang dan yang akan datang terhadap musik tradisi. Terakhir, ia berharap acara ini juga dapat berjalan dengan sukses dan penuh manfaat.
Selanjutnya, selaku Penasehat Forum Musik Tembi dan perwakilan dari Tembi Rumah Budaya, Nurbetu Nurwanto mengatakan bahwa selama sembilan tahun ini pihaknya selalu bergelut dalam ranah musik. Adanya situasi pandemi ini juga menjadi tantangan bagi mereka untuk bisa terus berkarya.
Baca Juga: Erupsi Merapi Kian Dekat, Diperkirakan Tak Sedahsyat pada 2010
"Namun begitu, kami bersyukur bahwa festival musik tembi ini dapat berlangsung mulai hari ini hingga 31 Oktober mendatang," ujarnya melalui video conferrence.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program bidang kebudayaan sehingga acara ini dapat berlangsung.
Ia berharap kedepannya acara ini bisa berkembang dengan semakin baik dan kolaborasi yang semakin luas sebagai sarana penyaluran kreatifitas musik berlandaskan kekayaan hakiki di seluruh Indonesia.
Nurwanto juga mengucapkan selamat kepada seluruh musisi yang hadir sebagai penampil maupun ikut berkecimpung dalam kegiatan ini. Selain itu, ia juga menghimbau agar seluruh yang terlibat dalam kegiatan ini untuk terus mentaati protokol kesehatan.
Selanjutnya, Ketua Festival Musik Tembi 2020, Yopei Edho mengucapkan selamat datang kepada seluruh penonton yang hadir secara online. Ia berterimakasih kepada Tembi Rumah Budaya yang selalu menyertainya dalam berproses dan berkreativitas.
"Proses kreativitas memang tidak mudah dengan kondisi yang kita alami saat ini dengan adanya pandemi covid 19," ujar Yophie.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru