Calon bupati nomor urut 2 Sri Muslimatun ingin mewujudkan masyarakat Kabupaten Sleman yang lebih maju, mandiri, sejahtera, berdaya saing, dan berkepribadian. SM ingin meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan pelayanan dasar, mengembangkan kemandirian ekonomi, meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya, memajukan kebudayaan yang berkarakter, serta mempercepat penanganan dan pemulihan dampak COVID-19.
"Reformasi birokrasi dan pelayanan publik menjadi perhatian utama, sehingga menjadi intisari misi kami. Reformasi birokrasi dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan tujuan utama menghadirkan birokrasi yang melayani dan dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi," kata dia.
Sementara itu, calon bupati nomor urut 3 Kustini Sri Purnomo ingin mewujudkan masyarakat Sleman yang cerdas, sejahtera, berdaya saing, menghargai perbedaan, dan memiliki jiwa gotong-royong.
"Untuk bisa memecahkan setiap permasalahan, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengoptimalkan segala sumber daya yang dimiliki. Terciptanya masyarakat yang adil dan makmur ditandai dengan derajat pendidikan dan kesehatan serta kondisi ekonomi yang lebih baik," kata KSP.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
KPU Balikpapan Pastikan Belum Ada Jadwal Baru Debat Publik Pengganti
-
Timses Halim-Joko Optimis Elektabilitas Naik Pascadebat Terbuka Pertama
-
Debat Kandidat Pilkada Medan, Penanganan Covid-19 Jadi Salah Satu Materinya
-
Debat Pilkada Medan Akan Digelar 3 Kali, Berikut Jadwalnya
-
Pakai Gaun dan Masker Senada saat Debat Capres, Jill Biden Curi Perhatian
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Diduga Salah Sasaran, Pelajar Tewas Kena Lemparan Batu di Seyegan Sleman
-
Harga Plastik Melambung, Pameran Jogja Food & Beverage Expo 2026 Jadi Momentum UMKM Cari Alternatif
-
Tak Pandang Bulu, Bos Rokok HS Terima Karyawan Difabel Besar-besaran
-
Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BRI Hadirkan Pemeriksaan Gratis dan Edukasi Gaya Hidup Sehat
-
Pilih Jadi WNI, Musisi Frau dan 3 Anak Berkewarganegaraan Ganda Lainnya Ambil Sumpah di Kemenkum DIY