SuaraJogja.id - Tim sukses pasangan calon bupati dan wakil bupati Bantul nomor urut 1 meyakini pascadebat publik yang dilaksanakan pada Rabu (28/10/2020) malam, elektabilitas Abdul Halim Muslih dan Joko B Purnomo naik.
Keyakinan itu disampaikan langsung oleh Ketua Tim Sukses Abdul Halim Muslih dan Joko Budi Purnomo, Subhan Nawwawi, saat dikonfirmasi oleh awak media. Menurutnya, dalam debat pertama tentang "Pemerintahan yang Bersih" semalam, Halim lebih banyak menawarkan ide terkait visi-misi dan programnya.
"Pascadebat perdana ini kami yakin akan menaikkan elektabilitas pasangan Halim-Joko. Dalam debat, juga terlihat calon kami, Abdul Halim Muslih lebih banyak menawarkan gagasan dan ide untuk Bantul ke depan," ujar Subhan, Kamis (29/10/2020).
Menurut Subhan, dalam debat kali ini, Halim memberikan beberapa ide yang berbasis pada persoalan yang tengah dan mungkin masih dihadapi pada pemerintahan kemarin. Salah satunya terkait dengan penataan birokrasi yang menekankan tentang pelayanan publik.
"Layanan itu bakal ditingkatkan dengan berbasis Teknologi Informasi. Peningkatan bakal menyasar kapasitas dan kompetensi ASN dan sarana pendukung lainnya," ucapnya.
Subhan menilai, calon bupati nomor urut 2 hanya mengedepankan cerita tentang masa lalu saja, bukan malah memberikan ide serta gagasan yang relevan untuk memajukan Bantul di masa mendatang.
"Bahkan, kami melihat dalam debat itu calon nomor 2 banyak curhat dan mengeluh. Artinya, secara kemampuan, sebagai incumbent, dia tidak mampu menjadi seorang pemimpin," tegasnya.
Debat publik putaran pertama calon bupati Bantul itu disiarkan melalui salah satu stasiun televisi dan melalui streaming kanal YouTube KPU Bantul. Debat itu terdiri dari enam sesi, mulai dari pemaparan visi misi, penajaman visi-misi, hingga tanya-jawab antarcalon Bupati.
Sementara itu, dosen di Departemen Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM), Nanang Indra Kurniawan, menilai, debat publik putaran pertama tersebut masih berlangsung landai.
Baca Juga: Hasil Debat Perdana Pilkada Bantul, Minim Visi Fokus Tebar Pesona
Pasalnya, kedua kandidat masih belum terlalu banyak melakuan eksplorasi terkait dengan visi-misi dan program masing-masing.
"Kalau nomor satu cukup memunculkan ide dalam debat ini, tapi nomor dua lebih kepada pesona atau citra dirinya. Entah ini sebagai strategi masing-masing atau tidak yang jelas keduanya tahu betul untuk memanfaatkan dua hal tadi demi kepentingan elektoral mereka," kata Nanang kepada awak media.
Nanang mengatakan, jika dilihat, calon bupati nomor urut 1, Abdul Halim Muslih, sudah lebih bisa menunjukkan identifikasi masalah serta solusi penyelesaiannya. Walaupun masih bersifat makro, tapi penyampaian itu lebih terasa.
Sedangkan untuk calon bupati nomor urut 2, Suharsono, kata dia, lebih menonjolkan penyampaian gagasan dengan menggunakan story-telling atau bercerita.
Cerita itu juga masih sebatas dengan prestasi semasa pemerintahannya dan tidak menunjukkan secara jelas apa yang bakal dilakukan di masa mendatang.
"Saya tidak melihat adanya adu ide gagasan yang mendalam dalam debat kali ini. Masing-masing kandidat punya kekuatan, kalau nomor dua perannya jelas dengan citra diri tadi. Lalu nomor satu datang untuk memberikan tanggapan dengan idenya," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Hasil Debat Perdana Pilkada Bantul, Minim Visi Fokus Tebar Pesona
-
Ganjar Pranowo Tempel Prabowo, Elektabilitas Ridwan kamil Turun
-
Survei: Elektabilitas Parpol Stagnan, PDIP dan PSI Naik, Gerindra Melorot
-
Jelang Debat Publik Pertama, 2 Paslon Pilkada Bantul Optimis Ungguli Rival
-
ASN Tak Netral dalam Pilkada Bantul Diduga Oknum Guru SD dan SMA
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan