Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Minggu, 01 November 2020 | 06:20 WIB
Wisatawan bersantai menikmati suasana Pantai Parangtritis, Bantul, Sabtu (31/10/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

"Agar lebih tenang dalam berwisata dan juga senantiasa menjaga kewaspadaan kita sudah pasang rambu larangan," ujar Dwi.

Sebelumnya juga diketahui, Basarnas Yogyakarta melakukan pengawasan terhadap wisatawan yang berkunjung ke Pantai Goa Cemara, Bantul dengan berkuda. Pengawasan ini dilakukan bertepatan dengan momen libur panjang, yang membuat kunjungan wisatawan meningkat.

Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta L Wahyu Efendi mengatakan, selama libur panjang Tim SAR akan mengintensifkan penjagaan sesuai dengan instruksi yang diterima oleh Basarnas Pusat. Penjagaan siaga khusus itu sudah dimulai pada 27 Oktober lalu sampai dengan 2 November mendatang.

"Kami turunkan sekitar 56 petugas di seluruh objek wisata, terkhusus di destinasi wisata pantai," kata Wahyu.

Baca Juga: Asyik Berfoto di Karang, Wisatawan Asal Solo Tergulung Ombak Pantai Ngrawe

Puluhan petugas tadi juga akan melakukan patroli dengan berkeliling sepanjang pantai di tiga kabupaten, mulai dari Kulon Progo, Bantul, hingga Gunungkidul. Terkhusus patroli yang dilakukan di Pantai Goa Cemara, petugas akan melakukan patroli menggunakan kuda.

Menurutnya, protokol kesehatan pencegahan Covid-19, mulai dari mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan. Namun, perlu diingat juga bahwa peraturan seperti tidak berenang dan mandi di laut wajib ditaati, melihat ombak yang cukup besar.

“Saat ini pantai selatan ombaknya cukup besar dan banyak terdapat palung yang berbahaya bagi wisatawan. Semua pihak harus bisa menaati peraturan yang ada," tegasnya.

Ditambahkan Wahyu, patroli siaga ini tidak hanya dilakukan oleh Basarnas Yogyakarta saja, melainkan tetap berkoordinasi dengan TNI AL, Ditpolairud Polda DIY, SAR Satlkinmas, pengelola objek wisata, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Baca Juga: Gelombang Tinggi dan Abrasi Lahap Warung Pantai Depok, Dardi: Sudah Tradisi

Load More