Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Minggu, 01 November 2020 | 14:15 WIB
Rocky Gerung dan Neno Warisman. (YouTube/Neno Warisman channel)

"Tapi poin saya adalah, hak orang untuk menikmati momen spiritual privatnya harus dihargai oleh tuan rumah. Karena itu saya siapin tempat untuk orang salat, orang bisa pilih mau salat di sini atau bisa pindah ke bawah pohon," ujarnya.

Tak cuma teman muslim, banyak di antara keluarga Rocky yang pemeluk Islam.

"Keluarga saya keluarga egaliter, di keluarga saya muslim cukup banyak, saya terbiasa soal begitu. Jadi keadaan itu kemudian membawa kita pada kemampuan untuk bukan sekadar apresiasi, tapi masuk ke ke dalam sistem orang lain," ungkap Rocky.

Diisukan mualaf

Baca Juga: Tanggapi Naiknya UMP DIY 2021, Aliansi BURJO: Pemda Tak Berpihak ke Pekerja

Sosok Rocky sendiri kerap digosipkan telah menjadi mualaf. Dalam beberapa kesempatan bahkan ia disebut pernah mengucap kalimat syahadat di Yogyakarta.  pada 23 Februari 2019 lalu.

"Alhamdulillah. Tadi pagi, 23 Februari 2019, Rocky Gerung ucapkan syahadat dan masuk Islam. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Bertambah kuat laskar Islam akal sehat menuju Prabowo Presiden RI. Semoga RG istiqomah sampai akhir hayatnya. Aamiin yaa rabbal ‘alamiin," demikian pesan berantai yang beredar di grup WA dan media sosial.

Rocky Gerung di Rapimnas Gerindra - (Twitter/@fadlizon)

Namun, seperti dikutip dari laman Kominfo, kabar yang sempat beredar di media sosial itu merupakan berita tidak benar alias hoax. Rocky diketahui datang berkunjung ke Yogyakarta pada tanggal tersebut untuk memberi kuliah umum bertajuk 'Berpolitik dengan Akal dan Nalar yang digelar di halaman ADITV Yogyakarta.

Load More