SuaraJogja.id - Menjelang pulang ke tanah air, sosok Habib Rizieq Shihab terus menjadi perhatian publik. Belakangan, pembicaraan mengenai pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu tak hanya seputar kepulangannya tetapi bahkan muncul isu ia akan dicalonkan sebagai presiden di Pilpres 2024.
Menanggapi berkembangnya isu tersebut, Persaudaraan Alumni atau PA 212 mengaku tak terlalu mendukung. Sebab, kedudukan Habib Rizieq jauh lebih tinggi dari sekadar pemimpin negara.
Seperti dilansir dari Hops.id -- Jaringan Suara.com, Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin mengatakan, seandainya Habib Rizieq menjabat sebagai Presiden Indonesia, maka terjadi penurunan kelas. Mengingat, kata dia, Habib Rizieq merupakan sosok ternama yang kedudukannya paling tinggi di dunia.
"Kalau menjadi capres (calon presiden), kelas HRS (Habib Rizieq Shihab) menjadi turun, karena HRS sudah menjadi imam besar umat Islam di dunia," ujar Novel Bamukmin
Lebih jauh, Novel tak menampik, ada segelintir pihak yang tak suka Habib Rizieq. Namun, menurutnya, jumlah orang yang suka dan kagum terhadap sosok kontroversial tersebut jauh lebih banyak. Maka tak heran, seandainya nama dia digaungkan di mana-mana.
"Bahkan, tidak ada kedudukan yang tinggi selain HRS di dunia ini. Karena umat Islam yang paling besar di dunia penduduknya adalah Indonesia," terangnya.
Diketahui, sebelumnya pernyataan serupa juga pernah disampaikan Novel Bamukmin kepada media. Kala itu, dia menyebut, ‘magis’ Habib Rizieq bisa terlihat saat dia memimpin 18 juta umat Islam pada aksi 212 di Jakarta. Jika bukan karena dia, mungkin peristiwa bersejarah tersebut mustahil terjadi.
"Dalam aksi super damai (gerakan 212), tertib dan bersih, seharusnya sudah harus diakui sebagai pencerahan untuk dunia yang menggugurkan teori mana pun, karena kalau sudah jutaan manusia berkumpul sangat sulit dikendalikan. Apalagi ini Islam yang dihina," tegasnya, beberapa waktu lalu.
Habib Rizieq dijadwalkan akan pulang ke Indonesia 10 November mendatang. Rencananya setelah mendarat ke tanah air akan langsung menuju kediaman di Petamburan Jakarta Pusat. Di sana mereka beristirahat.
Baca Juga: Bom! Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Bantul Tembus 139 Dalam Sehari
Habib Rizieq akan berada di kediamannya selama dua sampai tiga hari untuk istirahat.
Selanjutnya, Habib Rizieq mengatakan aktivitas pertama yang akan dilakukan setelah seusai istirahat di rumah yakni silaturahmi atau sowan ke gurunya, Alhabib Ali bin Abdurahman Assegaf di Tebet.
"Insya Allah, Jumat subuh 13 November 2020, saya dan kawan akan salat subuh dan menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di tempat kediaman guru kami tercinta murabbi syadidil wali, Habib Ali bin Abdurahman Assegaf di Tebet Jakarta Selatan, Beliau adalah guru saya tercinta," katanya.
Nah selepas sowan ke gurunya, Habib Rizieq akan meluncur ke Ponpes Agrokultural Markaz Syariah di Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat untuk meninjau pembangunan pondok.
"Pukul 08.00 dari tempat beliau (Habib Ali bin Abdurahman Assegaf) kami langsung ke Bogor, ke Ponpes Agrokultural Markaz Syariat, salat Jumat di sana dan laksanakan peletakan batu pertama untuk pembangunan masjid raya Markaz Syariat," ujar Habib Rizieq.
Sehari berikutnya, Habib Rizieq akan menikahkan putrinya di kediaman Petamburan Jakarta Pusat.
Tag
Berita Terkait
-
Kemenkes Minta Habib Rizieq Isolasi Mandiri, Revolusi Akhlak Diundur?
-
Pulang, Habib Rizieq Tak Bisa Keluar Rumah Sampai 23 November, Kenapa?
-
Mau Nikahkan Najwa Shihab, Kemenkes: Habib Rizieq Harus Isolasi 14 Hari
-
Hilmi: Kemarin Bilang HRS Kayak Bang Toyib, Pas Mau Pulang Kenapa Panik?
-
PKS Girang Rizieq Mau Pulang: Ahlan Wa Sahlan, Kita Dijaga Kehadiran Ulama
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta