SuaraJogja.id - Basarnas Yogyakarta mulai menyiapkan alat utama (alut) SAR guna mengantisipasi bencana erupsi Gunung Merapi. Alut ini dipersiapan setelah naiknya status Gunung Merapi menjadi siaga level III.
Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta L Wahyu Efendi mengatakan, hingga saat ini tidak hanya alat saja yang dipersiapkan, tapi personel pun sudah ada yang mulai berjaga memantau situasi terkini. Setidaknya sudah ada 10 personel yang tergabung dalam satu tim yang stand by di Pusdalops BPBD Sleman.
"Tim itu sudah mulai stand by sejak hari pertama status Merapi naik. Sifatnya berjaga dan koordinasi dengan semua pihak terkait. Intinya, siap untuk bergerak jika memang diperlukan penyelamatan," kata Wahyu kepada awak media, Rabu (11/11/2020).
Disampaikan Wahyu, berbagai alut SAR yang telah disiagakan di antaranya 1 unit hugglund, 1 unit truk personel, 1 unit rescue car, serta peralatan evakuasi lainnya. Alut tersebut sudah diangkut dan ikut bersiaga di Pusdalops BPBD Sleman bersama personel tadi.
Wahyu menegaskan, dalam situasi semacam ini, diperlukan sinergitas yang kuat antara setiap pihak dari mulai yang teratas hingga yang di bawahnya. Hal itu nantinya akan menjadikan persiapan dan penanganan bencana menjadi lebih terstruktur dan baik.
"Harapan kami semua DIY selalu aman dan jauh dari musibah atau bencana alam. Namun kita semua harus tetap siaga untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pengungsi Merapi di Glagaharjo Tembus 203 Orang, Banyak Vitamin Dibutuhkan
-
Gunung Merapi Siaga, Warga Klakah Boyolali Mulai Dievakuasi ke Tempat Aman
-
Antisipasi Erupsi Merapi, Candi Borobudur Ditutup Terpaulin
-
Prokes Ketat Diterapkan, Ini Kondisi Pengungsian Sementara di Tlogolele
-
Merapi Erupsi, Masker Medis Sangat Dibutuhkan Lansia di Pengungsian
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi