SuaraJogja.id - Sebuah kebakaran diduga terjadi di salah satu toko yang ada di Jalan Gejayan (Affandi), Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman, Kamis (12/11/2020) malam.
Komandan Regu II UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Indratno membenarkan kejadian kebakaran yang melalap sebuah toko di Jalan Gejayan.
"Sudah di TKP mas, saat ini masih pemadaman," ujar Indratno dihubungi SuaraJogja.id, Kamis (12/11/2020) malam.
Ia menjelaskan pemadaman dilakukan sekitar pukul 21.40 wib. Beberapa armada pemadam diterjunkan dan terparkir di sekitar Jalan Gejayan. Meski begitu pihaknya belum bisa memastikan kapan titik api muncul dan penyebab kebakarannya.
"Belum bisa kami pastikan, masih berusaha memadamkan," katanya.
Kendati demikian, pihaknya menyebut bahwa lantai dasar dan lantai dua gedung atau toko tersebut dilalap di jago merah.
"(Yang terbakar) lantai 1 dan dua gedung belakang," ujar dia.
Hingga kini pihaknya masih melakukan pemadaman. Beberapa titik api yang diduga dapat menimbulkan kebakaran masih dipadamkan.
Disinggung soal ada tidaknya korban, ia belum bisa memberikan informasi lebih detail.
Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Dibuat Takjub Saat Bertemu Nenek Penjual Koran di Gejayan
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat