SuaraJogja.id - Emosi seorang sopir truk asal Pedukuhan Kwalangan RT 1, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul tak terbendung setelah dibohongi oleh temannya. Pria 25 tahun berinisial BP itu nekat melepaskan 8 kali tembakan dengan airsoft gun kepada teman yang juga tetangga rumahnya.
Korban bernama Riskuna Okta Nurmafiaji asal Pandak, Bantul mengalami luka di bagian perut sebelah kanan dan luka di kepala. Pria 24 tahun ini langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Bantul.
Kapolsek Pandak AKP Wartono membenarkan kejadian tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada Kamis (12/11/2020) pukul 22.15 WIB.
"Benar terjadi dugaan penganiayaan menggunakan senjata jenis airsoft gun di wilayah hukum kami. Terduga pelaku dengan korban merupakan tetangga," kata Wartono, ditemui di Mapolsek Pandak, Jumat (13/11/2020).
Ia mengatakan, awal mula penganiayaan terjadi bermula lantaran BP sudah menyimpan dendam kepada korban sejak satu bulan lamanya. Pelaku kerap dijanjikan untuk mengantar orderan muatan barang, tetapi oleh korban selalu ditunda, bahkan diberikan ke orang lain.
"Mendapat tawaran pekerjaan itu, terduga pelaku ini menyiapkan dan membenahi truk miliknya, tetapi oleh korban selalu diberikan kepada orang lain, sehingga terduga pelaku merasa dibohongi," katanya.
Emosi terduga pelaku makin memuncak ketika ia kembali menghubungi korban. BP sengaja menanyakan lagi orderan yang sempat ditawarkan korban, yang merupakan petugas satpam di salah satu bank pemerintah itu.
"Sebelum melakukan penembakan, terduga pelaku mengonsumsi minuman beralkohol terlebih dahulu. Selanjutnya dia menelepon korban dan menanyakan kelanjutan orderan itu. Namun kata korban, orderan sudah diberikan ke orang lain. Mendengar itu, terduga pelaku emosi," kata Wartono.
Hilang kesabaran, BP mendatangi rumah korban, yang juga tetangganya, pukul 22.15 WIB. BP sudah menyiapkan airsoft gun untuk membuat perhitungan kepada korban.
Baca Juga: Todong Pegawai Hotel Tangerang Pakai Airsoft Gun, SD Ngaku Gangguan Jiwa
Terduga pelaku datang menggunakan motor dengan emosi. BP berteriak-teriak kepada korban dan diajak untuk keluar rumah. Korban pun menyanggupi.
BP sempat menyuruh korban menaiki motornya, tapi korban memilih jalan kaki. Dalam perjalanan, tepatnya di sekitar rumah seorang saksi bernama Nuri Irawan (29), percekcokan terjadi.
"Terjadi aksi cekcok, selanjutnya terduga pelaku mengeluarkan senjata airsoft gun glock yang magazinnya diisi gotri. Dari jarak 3 meter terduga melepaskan tembakan sebanyak 8 kali hingga melukai badan dan kepala korban," ungkap dia.
Mendengar keributan, saksi dan warga keluar rumah dan melerai keduanya. Istri korban, Dewiyana (25) yang mendengar suara tembakan ikut keluar dan mendapati suaminya telah berlumuran darah. Setelah itu, korban langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Bantul.
Kondisi sempat memanas karena terduga pelaku masih emosi. Warga juga mengambil paksa senjata airsoft gun BP. Kendati demikian, BP kembali mengambil paksa dan dirinya langsung kembali ke rumah.
Kepolisian yang mendapat laporan dari warga langsung mendatangi lokasi. Sekitar pukul 00.30 wib, Jumat (13/11/2020). Terduga pelaku diamankan dan dibawa ke Mapolsek Pandak.
Berita Terkait
-
Banguntapan dan Sewon Zona Merah Covid-19, Jam Buka Toko Dibatasi
-
Bantul Tambah 4 Kasus Positif Covid-19, 14 Pasien Dinyatakan Sembuh
-
Pelapor Tahu Chintami Atmanegara Diperiksa Kasus Penganiayaan dari Media
-
Tak Punya Duit, Pelapor Anak Chintami Atmanegara Sempat Mau Jual Ginjal
-
Chintami Atmanegara Tak Tutup Peluang Damai dengan Pelapor Anaknya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan