SuaraJogja.id - Pernahkan Anda bertanya-tanya, mengapa pria mengalami ereksi di pagi hari? Padahal, sebelumnya tidak ada hal apapun yang bisa membuat terangsang.
Istilah medis untuk ereksi di pagi hari adalah tumor penis nokturnal atau ereksi nokturnal.
Nocturnal penile tumescence (NPT) bukanlah akibat dari gairah seksual atau mimpi berhubungan seks. Kondisi ini merupakan bukti fungsi normal dari sistem reproduksi pria.
Faktanya, dilansir dari Medical News Today, kondisi ini adalah tanda bahwa saraf dan suplai darah ke penis sehat.
Kalau seorang pria tidak punya NPT secara teratur, hal itu bisa mengindikasikan masalah kesehatan seperti disfungsi ereksi (DE).
Selain itu, tak mengalami NPT yang teratur juga bisa menunjukkan masalah lain pada saraf atau suplai darah ke organ reproduksi pria.
Ketidakseimbangan hormon, seperti penurunan testosteron juga bisa memengaruhi seberapa sering pria mengalami NPT. Kurangnya NPT teratur terkadang bisa disebabkan oleh rendahnya kualitas tidur.
Penyebab ereksi di pagi hari
NPT bukanlah ereksi yang khas karena tak terkait dengan pikiran, mimpi maupun rangsangan seksual.
Baca Juga: Dokter Spesialis Jantung: Hindari Merokok Selama Pandemi!
Kondisi ini hanyalah hasil dari siklus tidur, dikombinasikan dengan saraf yang sehat serta aliran darah di tubuh.
NPT cenderung terjadi ketika seseorang berada dalam fase tidur rapid eye movement (REM). Tidur REM bisa terjadi beberapa kali selama siklus tidur 8 jam.
Ereksi bisa hilang dengan sendirinya saat seseorang tidur lebih nyenyak. Dengan demikian, seseorang mungkin mengalami ereksi beberapa kali di malam hari tapi mungkin tidak menyadarinya.
Kebanyakan pria terbangun di akhir siklus tidur REM yang mungkin menyebabkan ereksi di pagi hari. Selain itu, kadar testosteron cenderung meningkat di pagi hari.
Ereksi yang disebabkan oleh NPT mungkin secara fisik berbeda dari kondisi yang disebabkan oleh gairah.
Satu studi menemukan bahwa beberapa pria merasa nyeri saat mereka mendapat NPT, tapi tidak saat mereka mengalami ereksi biasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul