SuaraJogja.id - Sebuah robot pintar mampu menegur orang-orang yang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak di tengah pandemi.
Dilansir dari Kyodo News, robot pintar ciptaan Advanced Telecommunications Research Institute International yang berbasis di Kyoto ini tengah dalam proses pengujian di sebuah toko di Osaka sejak Rabu lalu.
Setelah menginput tata letak toko yang akan diawasi, robot yang dilengkapi dengan kamera dan sensor ini mampu mengamati pergerakan pelanggan dan mengukur jarak menggunakan laser saat berpatroli.
Robot tersebut akan mengidentifikasi pelanggan yang tidak mengenakan masker, dan akan menghampiri meminta mereka untuk memakai masker.
Robot ini juga punya tugas memperingatkan orang-orang yang tidak menjaga jarak saat mengantri untuk membayar.
Selain bertugas sebagai 'polisi' masker, ternyata robot ini juga dapat menggantikan peran SPG, yaitu membantu mengarahkan pelanggan ke produk yang dimaksud di toko. Tujuannya, tentu saja untuk meminimalkan interaksi antar SPG dan pembeli, sehingga penularan Covid-19 bisa dicegah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat