SuaraJogja.id - Gus Miftah kembali membuat kagum para penggemarnya. Dalam waktu sepuluh menit, ia berhasil membuat seorang bule yang tidak percaya Tuhan menjadi seorang muslimah. Di tengah jeda pengambilan gambar, Gus Miftah membimbing seorang wanita berambut putih membaca dua kalimat syahadat.
Melalui akun Instagram pribadinya @gusmiftah, pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji ini membagikan videonya bersama dengan seorang wanita asal Islandia dan artis pendatang baru, Ade Londok. Duduk bersama di sebuah ruangan, Gus Miftah mengaku sedang menunggu giliran pengambilan gambar di salah satu stasiun televisi.
Bersama dengan Ade Londok yang terkenal setelah mempromosikan Odading Mang Soleh, mereka memiliki percakapan dengan seorang wanita muda dengan rambut warna putih yang merupakan warga Islandia. Wanita itu mengaku seorang atheis, atau orang yang tidak percaya dengan keberadaan Tuhan dan agama.
"Dia mengaku seorang atheis yang tidak percaya dengan Tuhan tidak percaya dengan agama, beliau tanya saya anda siapa? Saya jawab guru agama, karena dia tidak paham bahasa Ustadz," tulis Gus Miftah dalam keterangannya.
Saat awal bertemu, wanita itu menanyakan siapa gerangan Gus Miftah. Karena tidak memahami istilah ustadz, maka Gus Miftah menyebut dirinya sebagai seorang guru agama. Sebelum menjadi seorang atheis, wanita itu dulunya adalah seorang penganut agama Kristen.
Merasa bahwa Tuhan tidak ada dan agama itu tidak logis, wanita Islandia ini kemudian memutuskan menjadi seorang atheis. Setelah terlibat dalam perbincangan selama 10 menit bersamanya dan Ade Londok, wanita itu kemudian meminta untuk dituntun membacakan dua kalimat syahadat.
"Beliau mengikuti saya dengan lancar melafalkan syahadat, dan mengaku Happy menjadi muslimah," tambah Gus Miftah.
Dalam video yang dibagikan, terlihat Gus Miftah membimbing wanita itu membaca dua kalimat syahadat secara terpotong-potong. Wanita itu membaca syahadat dalam bahasa arab dan bahasa Inggris. Setelah selesai mengucapkannya, Gus Miftah menjelaskan jika wanita itu sudah sah menjadi muslimah.
Ade Londok yang duduk di sebelah wanita itu hanya menunduk melihat Gus Miftah memberikan bimbingan. Selesai dua kalimat syahadat dalam dua bahasa dibacakan, Ade langsung menyalami wanita itu untuk memberikan selamat. Sementara wanita itu hanya mengangguk-angguk saja.
Baca Juga: Gus Miftah Kecam Aksi Ustaz Maaher Katai Nikita Mirzani Lonte
Lihat detik-detik pengucapan syahadat DISINI
Selanjutnya, Gus Miftah menyebutkan jika seperti itulah cara kerja hidayah yang tidak bisa ditebak dan diprediksi. Gus Miftah juga memaklumi jika ada warganet yang berkomentar mengenai pakaian wanita itu dan menilainya kurang tertutup. Namun, begitulah manusia selalu mencari celah keburukan dan berfikir negatof.
"Selalu mengukur nomor sepatu orang lain dengan nomor sepatunya sendiri," tulis Gus Miftah.
Ulama berambut panjang itu berharap semoga semua orang dan dirinya ditetapkan dalam iman dan Islam. Sejak diunggah Selasa (17/11/2020), video itu sudah ditonton lebih dari 200 ribu kali. Ada seribu lebih komentar yang ditinggalkan warganet. Kebanyakan ikut berbahagia dengan perubahan agama wanita itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik
-
Lapor Polisi Sejak 2025, Kasus Dugaan Penipuan BPR Danagung di Polda DIY Jalan di Tempat
-
Gandeng YKAKI, Tilem ing Tentrem Berikan Ruang Jeda Penuh Makna bagi Mereka yang Merawat