SuaraJogja.id - Kakek berusia 58 tahun berinisial TK asal Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul nyaris menjadi bulan-bulanan warga. Gegaranya lantaran ia melakukan aksi cabul terhadap gadis berusia 9 tahun yang masih menjadi tetangganya.
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi melalui Banit PPA Aipda Musthafa Kamal menuturkan, aksi pencabulan yang dilakukan TK terhadap korban terjadi pada Jumat (6/11/2020) sekira jam 16.00 WIB. Saat itu korban sedang mandi di sebuah sendang di Wukirsari Imogiri. Tiba-tiba pelaku masuk ke dalam sendang dan melakukan pencabulan terhadap korban.
"Korban berontak tetapi kalah tenaga,"ujarnya ketika dikonfirmasi ke nomor pribadinya Selasa (17/11/2020).
Usai melakukan aksi bejatnya, pelaku sempat mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Namun karena masih polos, bocah perempuan yang menjadi korban pencabulan justru menceritakan peristiwa yang menimpanya tersebut kepada orang terdekatnya.
Baca Juga: Viral, Kampanye Cabup Gunungkidul Beredar di Grup WA Penerima Manfaat PKH
“Pelaku mengancam akan melakukan perbuatannya lagi, bila koban sampai cerita ke orang," jelas Aipda Kamal.
Beruntung aksinya tidak berlanjut karena ulahnya diketahui oleh warga. Warga yang geram lalu mencari pelaku ke beberapa tempat. Setelah berhasil ditemukan, kemudian pelaku diserahkan warga ke Polisi. Kini TK diamankan oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Bantul karena telah melakukan tindakan pencabulan.
“Pelaku sudah kita amankan, sementara untuk korban telah kita bawa ke rumah sakit untuk divisum," ungkap
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
“Ancamannya pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” tutup Aipda Kamal.
Baca Juga: Viral Pantai Cantik di Gunungkidul, Warganet: Sayang Banyak Sampah Plastik
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
Komisi Hukum DPR Endus Ada Ketidakberesan Vonis Bebas Oknum Polisi di Kasus Pencabulan Anak Papua
-
Liburan ke Gunungkidul? Jangan Sampai Salah Pilih Pantai! Ini Dia Daftarnya
-
Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Cabuli 3 Anak, Kemen PPPA Turun Tangan Ungkap Fakta Penting Ini
-
Masuk Kejahatan Berbahaya, Psikolog Minta AKBP Fajar Widyadharma Dikenakan Pasal Berlapis
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas