SuaraJogja.id - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja 2014-2019, Susi Pudjiastuti membagikan videonya tengah menari piring di kawasan Bukittinggi belum lama ini. Aksinya yang melompat-lompat di atas pecahan piring sambil memutar dua piring lainnya di telapak tangan membuat warganet kagum dan memujinya.
Melalui akun Twitternta @susipudjiastuti, wanita kelahiran Pangandaran 15 Januari 1965 ini membagikan videonya tengah melakukan tari piring. Yakni salah satu jenis tarian asli Minangkabau. Dibawakan oleh laki-laki dan perempuan, tarian ini juga menarik perhatian karena diselipi acara atraksi melompat di atas pecahan piring.
Dalam video berdurasi 12 detik yang dibagikan Susi, ia terlihat mengenakan kemeja bunga-bunga dan rok berwarna hitam polos. Sambil mengenakan face shield, Susi menggenggam dua buah piring di masing-masing telapak tangannya. Ia memutarkan dua piring tersebut disekitar pinggang lalu naik ke atas kepala dan begitu juga sebaliknya.
Tidak hanya itu, selayaknya tari piring pada adat Minangkabau yang otentik. Susi membawakan tarian itu di atas pecahan piring yang berserakan. Di bawah kakinnya, ada banyak pecahan piring di atas karpet merah. Sambil menari, ia juga melompat-lompat di atas pecahan piring itu. Bukan kesakitan, Susi justru nampak kegirangan dan terus tersenyum sambil menari.
"Hayo, percaya tidak kalau ini betulan. Di Bukittinggi, 15 November," tulis Susi dalam cuitannya.
Pada keterangannya, ia menanyakan apakah warganet akan mempercayai video itu asli atau bukan. Bukan hal yang bisa dilakukan sembarangan orang untuk menari membawa piring sambil melompat-lompat di atas pecahan piring. Sejak menjabat di era pemerintahan Jokowi, Susi memang dikenal sebagai wanita yang gemar menari. Mulai dari dansa hingga tarian daerah ia nampak piawai membawakannya.
Sejak diunggah Minggu (22/11/2020), video itu sudah ditayangkan lebih dari 300 ribu kali. Ada 21 ribu lebih yang menekan tanda suka dan ribuan lainnya membagikan ulang. Ribuan warganet lainnya memilih memberikan tanggapan di kolom komentar. Banyak yang memuji kepiawaian Susi dalam menari sambil melompat di atas pecahan piring yang dinilai tajam.
Lihat aksi menari Susi DISINI
"Jadi gini bu, saudara saya bulan depan akan menikah dan butuh penari piring untuk acaranya, kira-kira saya kontak ibu lewat mana ya untuk reservasinya?," tulis akun @rizaldyal26.
Baca Juga: Susi Pudjiastuti Bongkar Lima Pantai Tercantik Versinya, Penasaran?
"Bu Susi kok kuat yah, saya aja ditinggalin pas lagi sayang-sayangnya aja kayak pengen nangis deh," komentar akun @ruanggalau_id.
"Rancak bana bu Susi! (Bagus sekali Bu Susi-red). Itu kaki ibu ndak sakit kena beling pasti gara-gara rajin makan ikan!," tanggaoan akun @Matt_van_Alif.
Sementara akun @panggilakuNis menyampaikan, "Selain cerdas dan hobi nenggelamin kapal yang melanggar, ternyata Ibu Susi juga jago menari. Pasti gara-gara sering makan ikan ya bu?."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Harga Pertamax Naik, Pekerja Bergaji UMR di Jogja Kian Terjepit
-
Hasil Audit Kasus Dugaan Malapraktik Balita, RSUD Prambanan Sebut Tak Ada Kelalaian Medis
-
BRI Perluas QRIS Cross Border BRImo ke China, Transaksi Makin Praktis
-
Rekonstruksi 23 Adegan Kasus Little Aresha, Ketua Yayasan Diduga Beri Instruksi ke Pengasuh
-
Polisi Rekonstruksi Kasus Little Aresha, Orang Tua Minta 13 Tersangka Dihukum Berat