SuaraJogja.id - Perhelatan Jogja Fashion Rendezvous 2020 berlangsung meriah pada Minggu (22/11/2020) kemarin di Jogja City Mall.
Untuk tahun 2020 ini, Jogja Fashion Rendezvous mengusung tema Niwasana Khatulistiwa. Selain memamerkan kekayaan kain Nusantara, koreografer Ananta Kanapi juga membawakan ragam tari tradisional.
Acara Jogja Fashion Rendezvous 2020 sendiri dibagi menjadi 3 sesi, yaitu sesi noon, afternoon, dan night show.
Night show dimulai dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Acara dibuka dengan fashion show busana karya Windy Chandra x G. Liem.
Kemudian berturut-turut, peragaan busana dari Ananta Kanapi, Ada Collection, DMC Kebumen, Tari Made, dan Phillip sukses menarik atensi lewat ragam kain Nusantara yang dibawakan.
Pada puncak acara, penampilan tari tradisional berhasil memukau penonton. Koreografer Ananta Kanapi menggabungkan tari Jawa, Bali, Kalimantan, Sumatra, dan Papua.
Setelah pertunjukkan tari tradisional di atas runway, Wilda Situngkir muncul sebagai sosok "Ibu Pertiwi" di atas panggung.
Meski tidak memiliki background sebagai penari, Putri Pariwisata 2018 ini terlihat anggun saat berlenggak-lenggok membawakan koreografi milik Ananta Kanapi.
Wilda Situngkir tampil mengenakan gaun dengan nuansa emas dengan motif batik Nusantara.
Baca Juga: Mengintip Tren Mode Tahun Depan Lewat IPMI Trend Show 2021
Sementara, hiasan kepala berbentuk mahkota emas yang dikenakannya merupakan hasil desain khusus dari G. Liem.
Jogja Fashion Rendezvous 2020 ditutup dengan Wilda Situngkir berpose bersama para penari, sementara model yang berpartisipasi kembali naik ke atas runway.
Sebelumnya, Wilda Situngkir sendiri mengaku fokus mempersiapkan mentalnya demi tampil di malam puncak Jogja Fashion Rendezvous.
"Mental sangat penting untuk tampil besok malam dan latihannya juga baru nanti sore gitu, ya. Dengan background saya bukan penari. Jujur saya bukan penari. Tapi seperti yang saya bilang, I'll do my best," jelas Wilda dalam jumpa pers.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Gustavo Tocantins Dipastikan Absen Lawan Persela Lamongan
-
Waktu Buka Puasa di Jogja Hari Ini 25 Februari 2026: Cek Jam Magrib Tepat di Sini!