Kabid Humas Polda DIY Kombespol Yuliyanto mengungkapkan, tersangka yang dihadirkan dalam rilis itu hanya satu orang, yakni DL. Dalam kejahatan tersebut, DL berperan sebagai joki dan ikut menganiaya korban.
Penangkapan tersangka diawali dengan adanya laporan penemuan mayat seorang laki-laki, di Jalan Jogja - Wonosari KM 22, Pedukuhan Karangsari, Kapanewon Patuk, Gunungkidul.
Mendapat adanya laporan tersebut, tim Jatanras Polda DIY bersama jajaran Polres Gunungkidul langsung menyelidikinya. Berbekal informasi di lapangan dan beberapa keterangan saksi-saksi, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku yang sudah menewaskan korban yang bekerja sebagai karyawan warung soto itu.
Polisi dapat mengetahui keberadaan tersangka perampasan itu, salah satunya berdasarkan riwayat pembelian miras di Yogyakarta.
Satu hari setelah kejadian, pihak kepolisian mendapat informasi bahwa kedua tersangka lari ke kediaman pelaku DL, di Bandung, Jawa Barat.
"Petugas langsung melakukan pengejaran ke Bandung, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap pada Jumat (20/11/2020) tanpa perlawanan," tuturnya.
Berdasarkan hasil interogasi terhadap keduanya, tersangka yang bekerja sebagai penyedia jasa Top Up Game On Line itu belum memiliki catatan kriminal sebelumnya.
"Motif kedua tersangka nekat melakukan pemerasan, karena mereka ingin mendapat uang cepat. Korban dicari secara acak. Uang hasil perampasan itu habis untuk biaya perjalanan dan makan menuju Bandung. Beli rokok dan minuman keras,” ujarnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka disangkakan pasal 365 dan 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.
Baca Juga: Fakta Lain, Kasus Selingkuhan Istri Dihabisi Suami di Tempat Karaoke
Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat ditemukan berlumuran darah di Jalan Jogja-Wonosari KM.22, Padukuhan Karangsari, Kapanewonan Patuk, Gunung Kidul, Rabu (11/11/2020) dinihari. Mayat tersebut ditemukan dengan luka bekas senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya.
Ketika ditemukan, korban masih lengkap mengenakan helm putih dan jaket warna hitam, jasad korban dalam kondisi terlentang tak jauh dari Restoran Teras Patuk atau Jembatan Irung Petruk. Di dekat tubuh korban ditemukan sebuah sepeda motor yang diduga milik korban.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Detik-Detik Istri Cium Kaki Suami, Minta Maaf Diselingkuhi di Ruang Karaoke
-
Pamer Selfie dengan Jasad Maradona, Petugas Rumah Duka Dipecat
-
Fakta Lain, Kasus Selingkuhan Istri Dihabisi Suami di Tempat Karaoke
-
Rekonstruksi Pembunuhan di Kentungan, Kronologi Faizal Tewas dari 52 Adegan
-
Geger! Pria Prabumulih Habisi Nyawa Tamu Karaoke, Diduga Simpanan Istrinya
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Soal Perbup Hibah Pariwisata, Saksi: Wewenang di Bupati Selaku Kepala Daerah
-
Harapan Baru dari Perbukitan Menoreh, Petani Patihombo Mantap Kembangkan Kopi Arabika
-
Populasi Elang Jawa Terancam Punah, Habitat yang Berkurang Drastis Jadi Penyebab
-
Heboh Mbak Rara Pawang Hujan Ditegur Abdi Dalem Saat Labuhan Parangkusumo, Ini Respon Keraton Jogja
-
Sidang Hibah Pariwisata, Saksi Ungkap WA Raudi Akmal dan Arahan Sukseskan Pilkada