SuaraJogja.id - Keterlibatan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam kasus dugaan suap ekspor benih lobster banyak hingga masuk tahap penyidikan KPK diperbincangkan oleh publik. Salah satu yang ikut mengomentari adalah Guru Besar Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) Effendi Gazali. Dalam percakapannya dengan Deddy Corbuzier, Effendi menyebutkan bahwa dalam masa jabatan Susi Pudjiastuti, tidak ada penyelundupan benih lobster yang disergap.
Effendi mengatakan itu salam podcast yang diunggah di kanal YouTube Deddy Corbuzier. Di balik penyelundupan benih lobster ini, kata dia, ada sindikat yang sangat besar.
Sang pakar komunikasi politik juga mengatakan adanya dua keanehan terkait penyelundupan benih lobster dengan nilai yang fantastis itu.
Menyebutkan peristiwa di tahun 2019, Effendi diduga menyinggung masa kepemimpinan Susi Pudjiastusi di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebelum Edhy Prabowo.
Ia mengaku kagum dengan langkah Susi menenggelamkan kapal asing yang melanggar kedaulatan negara Indonesia.
Namun, ia menyebutkan bahwa dalam penyergapan penyelundupan benih lobster kala itu, Susi tidak terlibat.
Membaca artikel mengenai percakapan Effendi dan Deddy Corbuzier tersebut, Susi memberikan tanggapannya di Twitter. Melalui sebuah cuitan, Susi membagikan artikel mengenai pernyataan Effendi yang menyinggung tidak adanya penyergapan kapal yang menyelundupkan lobster di tahun 2019.
Dalam cuitan yang diunggah pada Jumat (12/4/2020), Susi mengatakan bahwa sebaiknya seorang profesor, yaitu Effendi, dan seorang youtuber yakni Deddy, tidak menyampaikan hoaks sebagai konsumsi publik. Sebab, kata dia, hal tersebut akan berdampak kepada kredibilitas dua belah pihak dan hukum.
"Sebaiknya seorang Profesor yang artinya Guru Besar dan Seorang Youtuber/podcast yang begitu dikenal jangan sesekali ngoceh untuk konsumsi publik pernyataan-pernyataan bohong alias Hoax. Urusannya adalah kredibilitas saudara sendiri dan Hukum," tulis Susi dalam cuitannya.
Baca Juga: Hotman Paris: Saraswati Tidak Terlibat Kasus Ekspor Benur Edhy Prabowo
Baca cuitan Susi DI SINI.
Sejak diunggah, cuitan itu sudah disukai lebih dari seribu pengguna Twitter. Ada seratus lebih yang membagikan ulang dan beberapa lainnya memilih memberikan tanggapan di kolom komentar.
Ada warganet yang meminta Susi melakukan dialog secara langsung dengan Effendi untuk membahas mengenai isu penyelundupan lobster.
"Saya rasa perlu diskusi ilmiah tentang hal ini, @effendigazali sudah buka peluang untuk berdiskusi dengan ibu @susipudjiastuti. Kalau bicara di medsos dan saling menyalahkan outputnya apa?," tulis akun @Hendri_Mantis.
"Effendi Ghazali gak pernah turun kampung, sudah dipastikan dia tak akan pernah tahu banyak penangkapan masa itu, gak usah jauh-jauh turun ke laut Banten akan saya antar ke nelayan dan pengepul yang ditangkap polisi," komentar akun @AryaWK7.
"Ada baiknya ibu Susi dan Efendi Gazali bertemu, minimal ngopi-ngopi ngobrol santai, saya yakin ibu dan bapak orang-orang baik," tanggapan akun @MatildaLEON99.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha
-
Bedah Buku 'Muslim Ahmadiyah dan Indonesia' di UKDW Yogyakarta: Bukti Resiliensi dan Cinta Tanah Air
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam