"Data terakhir ada 30-an penghuni siang ini. Nanti bisa ada masuk lagi sampai sore. Kami menjamin penyelenggaraan besok bisa aman. Melihat juga petugas yang sudah dicek, relawan akan menggunakan APD lengkap dan sesuaibdan yang terpenting penerapan protokol kesehatan yang harus dijaga betul," tegasnya.
Sementara itu, salah satu nakes yang berada di Rusunawa Gemawang, Elviana, mengatakan, beberapa teknis pelaksanaan pemungutan suara yang telah disampaikan tadi belum bisa dijadikan patokan. Menurutnya, hal itu masih berupa gambaran teknis dan rencana yang mungkin bakal dilakukan esok hari.
"Ini gambaran teknis saja yang bisa menjelaskan dengan pasti nanti ada KPPS yang bersangkutan. Intinya tetap diutamakan protokol kesehatan," kata Elvi.
Disebutkan bahwa setidaknya ada empat petugas yang besok akan turut membantu pelaksanaan Pilkada Sleman di Rusunawa Gemawang. Ia berharap bantuan yang diberikan itu akan memperlancar jalannya acara besok.
Selain itu Elvi menambahkan, pasien untuk saat ini juga belum akan dipulangkan terlebih dahulu. Hal itu guna mencegah miss sync data pemilihan yang ada di wilayahnya.
"Pasien tidak dipulangkan dulu untuk mencegah mencegah miss sync data dan supaya tidak menganggu isolasi mereka di rumah kalau memang sudah pulang," tandasnya.
Berita Terkait
-
Jelang Pilkada Sleman, Nakes Rusunawa Gemawang Bakal Bantu Pasien Covid-19
-
Pilkada Sragen: Petugas TPS Ogah Ambil Suara Pasien Covid-19
-
Marak Bagi Bansos Jelang Pencoblosan, Paslon Pilkada Sleman Lapor ke KPK
-
Pasien Positif COVID-19 di Tangsel Akan Didatangi Petugas KPPS Buat Nyoblos
-
Miris Banget, 7 Pasien Covid-19 Meninggal karena Tabung Oksigen Kosong
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Riset Doktor UNY Tawarkan Model Evaluasi Baru bagi Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah