"Menurut keyakinan saya, nahi mungkar (memerangi kemaksiatan) itu harus dilakukan secara makruf, alias dengan cara yang baik, berlandaskan kasih sayang. Bukan berdasar benci, apalagi dgn kekerasan," tulis Ienas.
Ia lantas mengungkapkan salah satu pengalaman buruknya berhadapan dengan kelompok FPI pada 2012 saat bedah buku Irshad Manji di Salihara.
"Diskusi baru saja dimulai, ketika kemudian datang sekelompok massa bersorban putih, meneriakkan takbir sambil berusaha menjebol pagar depan Salihara. Situasi sungguh mencekam," lanjutnya.
Meski akhirnya selamat, Ienas masih merasakan trauma dari pengalaman tersebut dan mengaku masih ketakutan setiap bertemu orang-orang berseragam FPI.
"Wajah-wajah garang itu sangat membekas di benak saya," ungkapnya.
Untuk itu, meskipun menegur pendukung fanatik Jokowi yang melawan FPI, Ienas mempersilakan para pendukung FPI untuk berhenti mengikuti akunnya jika tak berkenan lantaran ia sendiri memiliki memori tidak menyenangkan dengan FPI.
"Jadi, buat pendukung FPI yang mem-follow saya karena twit di awal utas ini, monggo kalau mau unfollow lagi. Ndak masalah. Daripada kecewa, ya kan?" tutupnya.
Berita Terkait
-
Bersitegang, Laskar FPI Akhirnya Ditembak di Dalam Mobil
-
Begini Reka Ulang saat Detik-detik Laskar FPI dan Polisi Terlibat Bentrok
-
4 Titik Rekonstruksi Baku Tembak Polisi dan Laskar Pengawal Rizieq Shihab
-
Penembakan 6 Laskar FPI, Komnas HAM Hari Ini Panggil Jasa Marga dan PMJ
-
Foto Penampakan Rekonstruksi Penembakan 6 Anggota FPI
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM