SuaraJogja.id - Sejumlah negara memberikan vaksin Covid-19 secara cuma-cuma, termasuk India dan Bangladesh.
Pemberian vaksin gratis dilakukan untuk mencapai kekebalan kelompok alias herd immunity. Berdasarkan penelitian ilmiah, kekebalan kelompok baru bisa didapat jika 70 persen penduduk mendapatkan vaksin.
Berikut daftar negara yang memberikan vaksin Covid-19 gratis, yang berhasil dirangkum Suara.com dari berbagai sumber, Senin (14/12/2020).
1. Maroko
Demi memaksimalkan manfaat vaksin, Raja Maroko Mohammed VI memerintahkan agar semua warga Maroko menerima vaksin virus corona secara gratis.
Maroko berencana untuk meluncurkan vaksin Sinopharm China dalam beberapa minggu mendatang, segera setelah uji coba fase tiga selesai,
Negara tersebut juga telah memesan dosis vaksin dari AstraZeneca dan sedang dalam pembicaraan dengan pengembang vaksin lainnya, katanya.
2. Brasil
Sebagai negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia, negara ini patut diacungi jempol karena mengambil keputusan untuk menawarkan dan menggratiskan vaksin Covid-19 untuk semua warganya.
Baca Juga: Ini Bahaya Pemilik Alergi Terima Vaksin Covid-19 Pfizer
Dalam unggahan di Twitter, Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan kementerian ekonomi telah meyakinkannya bahwa tidak akan ada kekurangan sumber daya untuk memberikan vaksin kepada semua orang yang menginginkannya.
"Setelah disertifikasi oleh @anvisa_oficial (pedoman ilmiah dan aturan hukum), @govbr akan menawarkan vaksin untuk semua, gratis dan tidak wajib," cuit Bolsonaro.
3. India
Mengutip pemberitaan Indian Express, Sabtu 12 Desember 2020 Kerala negara bagian barat India dipastikan akan memberikan vaksin Covid-19 kepada semua warganya. Hal ini dikonfirmasi Kepala Menteri Pinarayi Vijayan yang menggratiskan vaksinasi.
"Tidak akan ada yang akan dikenakan biaya untuk vaksin, Ini adalah pernyataan pemerintah.
Akan ada 3 vaksin yang rencananya akan digunakan yaitu Bharat Biotech, Serum Institue of India, dan Pfizer. Sayangnya hingga kini belum diketahui berapa jumlah vaksin yang akan diberikan pemerintah.
Berita Terkait
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo
-
CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?
-
Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!
-
Pesta Seks Selama Pandemi dan Kebohongan Vaksin Covid-19, Dokter di New York Terancam Penjara!
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat