Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 23 Desember 2020 | 09:41 WIB
Tumpukan sampah yang berada di depo sekitar wilayah Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (23/12/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Namun ternyata saat itu warga masih tidak memperbolehkan armada untuk membongkar muatan. Akibatnya terjadi antrean armada hingga beberapa jam.

"Kemarin sempat dibuka tapi ternyata tidak boleh bongkar muatan atau menurunkan sampah. Jadi ya beberapa armada langsung pilih balik kanan saja," sebutnya.

Sebelumnya pihaknya telah melakukan langkah darurat untuk menanggulangi sampah yang membludak sampai ke jalan seperti yang terjadi di Depo Lempuyangan. Tumpukan sampah yang beberapa waktu lalu sudah mengganggu lalu lintas tersebut ditampung dulu di TPS yang jauh dari warga dan pemukiman, di sekitar wilayah Nitikan.

Selain melakukan pembersihan di Depo Lempuyangan, pihaknya juga telah mengeksekusi depo lain semisal yang berada di Jalan Solo karena memang sudah mengganggu lalu lintas juga. Selain itu pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan mengusahakan tindakan pembersihan terutama yang berada di kawasan jalan protokol.  

Baca Juga: TPST Piyungan Ditutup 4 Hari, Warga Desak Pemerintah Ikut Tanggung Jawab

Load More