SuaraJogja.id - Berbulan-bulan tinggal di Bali selama pandemi, Ashanty mengajak keluarganya untuk pulang ke Jakarta. Melalui video yang diunggah di kanal YouTube The Hermansyah, Ashanty menjelaskan bahwa dalam beberapa hari keluarga dengan empat orang anak itu akan kembali ke ibu kota dan membawa semua barang-barang mereka. Namun, keinginan Ashanty tersebut justru ditentang oleh suaminya sendiri, Anang Hermansyah.
Alasan pelantun lagu "Jodohku" tersebut ingin pulang adalah karena banyaknya urusan yang perlu diselesaikan. Salah satunya adalah keinginan untuk merenovasi rumah mereka, yang sebelumnya sempat hendak dijual.
Sementara, Anang tampak terkejut dengan keputusan istrinya tersebut. Ia menilai, renovasi bisa dilakukan melalui telepon. Anang melihat, selama di Bali istrinya memiliki banyak kegiatan di luar dan kesehatannya terjaga.
"Kamu di sini banyak kegiatan di luar, sehat, mau olahraga. Di sana kamu belum tentu begitu lagi," ujar Anang.
Keduanya lantas terlibat perdebatan dan disaksikan oleh keempat anaknya. Anang ingin Ashanty tetap tinggal di Bali karena merasa istrinya jauh lebih sehat ketika berada di pulau dewata.
Sementara itu, Ashanty berpendapat, Anang akan mulai bekerja sebagai juri di sebuah ajang pencarian bakat setiap minggu. Meskipun Anang siap untuk bolak-balik Jakarta-Bali, Aurel, putrinya, justru merasa itu akan membahayakan di tengah situasi pandemi Covid-19 .
Ashanty sampai mempertanyakan kenapa suaminya terlihat senang saat ini bisa tinggal di Jakarta tanpa dirinya. Padahal sebelumnya, Anang mengaku tidak bisa hidup dua hari tanpa istrinya.
Menjawab pertanyaan istrinya, ayah empat anak ini membela diri bahwa permasalahannya adalah untuk kesehatan istrinya, yang tampak lebih baik selama berada di pulau dewata. Terlebih, Ashanty sendiri rajin berolahraga selama tinggal di kawasan wisata tersebut.
Sama seperti sang bunda, Aurel juga mengaku banyak pekerjaan yang harus diselesaikan di Jakarta. Ashanty merasa kasihan jika putrinya harus menyelesaikan pekerjaannya sendiri tanpa didampingi orang tunya.
Baca Juga: Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di Ibu Kota
Berbeda dari ibu dan kakaknya, Azriel memilih untuk tetap berada di Bali. Gagasan itu langsung dibantah oleh wanita yang disapa "Bunda" tersebut. Menurutnya, Azriel ingin menetap di Bali karena kekasihnya berada di pulau tersebut.
"Semua setuju enggak? Demi kesehatan Bunda lo," tanya Anang kepada orang-orang di ruangan tersebut.
Setuju dengan Ashanty, Aurel, Arsy, dan Arsa memilih untuk berada di Jakarta. Ibu empat anak itu pun langsung memerintahkan karyawannya untuk merapikan barang-barang yang akan dibawa pulang ke Jakarta.
Sebagai kepala rumah tangga, Anang masih ingin memaksakan Ashanty agar tetap berada di Bali, mengingat saat ini kasus Covid-19 di Jakarta sedang tinggi-tingginya.
Ashanty sendiri protes kepada suaminya, sebelumnya saat pulang ke Jakarta pria kelahiran Jember itu tidak mengurus cupang dan tanaman koleksinya. Akibatnya, semua tanaman milik Ashanty kering dan cupang-cupangnya dimakan tikus. Mereka lantas melakukan voting untuk menentukan apakah mereka akan tinggal di Bali atau Jakarta.
Lihat perdebatan keluarga The Hermansyah DI SINI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kenaikan Harga Pertamax Picu Efek Domino, Akademisi Desak Pemerintah Evaluasi Subsidi BBM
-
Baru 58 SPPG di Sleman Kantongi SLHS, 35 Dapur MBG Berhenti Sementara
-
Digeruduk Masa Akibat Pelayanan Lambat, Pemkab dan BPN Sleman Sepakati Evaluasi Besar
-
Penyelenggara Event di Jogja Ketar-ketir,Imbas Rupiah Melemah dan BBM Naik
-
Harga Pertamax Naik, Pekerja Bergaji UMR di Jogja Kian Terjepit