SuaraJogja.id - Akun Twitter @TRCBPBDDIY membagikan video prosesi pemakaman dengan prosedur Covid-19 yang tiba-tiba dihampiri massa. Terlihat sempat terjadi penolakan oleh massa yang datang.
Namun, pemakaman akhirnya bisa berjalan dengan lancar setelah ada pengamanan dari pihak berwenang.
Dalam unggahannya, akun @TRCBPBDDIY menyampaikan bahwa pada Minggu (10/1/2021), terdapat laporan dari tim yang melakukan pemakaman prosedur penyakit menular di masa pandemi.
Terdapat sekelompok orang yang mendatangi lokasi pemakaman saat petugas hendak menguburkan jenazah seseorang yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes antigen.
"Siang ini mendapat laporan tim pemakaman #COVID19 @PemkotJogja: kejadian di TPU Sasanalaya, Prawirodirjan GM. Tanpa mengurang rasa hormat kepada keluarga duka mohon membantu kelancaran tugas rekan-rekan kami. Demi keselamatan petugas dan diri anda sendiri," tulis akun @TRCBPBDDIY dalam cuitannya.
Turut dibagikan juga video suasana di sekitar pemakaman saat massa mendekat ke area TPU Sasanalaya Prawirodirjan GM.
Terlihat massa mendatangi petugas ber-APD lengkap. Mereka juga menyentuh peti mati dari pasien yang hendak dikuburkan. Terdengar juga teriakan dari warga baik laki-laki maupun perempuan.
Lihat suasana pemakaman DI SINI.
Dari teriakan yang terdengar, massa seolah menolak pasien untuk dimakamkan.
Baca Juga: Alhamdulillah! 85 Persen Pasien Covid-19 di Solok Sembuh
Berdasarkan informasi dari RSUD Kota Yogyakarta, pasien yang dinyatakan meninggal dunia tersebut memiliki hasil tes antigen positif.
Selain itu, kondisi thorax mengarah kepada Covid-19 dan respirasi rendah. Saat pemulasaraan, keluarga bersikeras untuk melihat jenazah yang sudah dimasukkan ke dalam peti.
"Info dari RSUD Kota pasien MD dengan antigen positif, thorax yang mengarah covid, dan respirasi rendah. Saat pemulasaraan keluarga bersikeras melihat jenazah yang sudah dipeti namun ditolak RSUD. Tim cipta kondisi BPBD, TNI/Polri mengawal pemakaman hingga selesai," imbuh akun @TRCBPBDDIY dalam utasnya.
Sempat memaksa ingin melihat kondisi jenazah yang sudah dimasukkan ke dalam peti, keinginan keluarga berhasil ditolak pihak rumah sakit.
Pemakaman akhirnya bisa berjalan lancar dengan pengawalan dari Tim Cipta Kondisi BPBD dan TNI/Polri.
Video petugas pemakaman jenazah Covid-19 yang dihampiri massa tersebut sudah dilihat lebih dari seribu kali. Ada puluhan pengguna Twitter yang ikut menekan tanda suka, membagikan ulang, dan beberapa meninggalkan komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Paku Alam 2026 Bangkitkan Tradisi Pacuan Kuda dengan Balutan Karnaval dan Hiburan Keluarga
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval