"Jika ada per yang rusak maka kami langsung ganti. Selanjutnya, setelah semua baik, spring bed akan dirakit kembali dengan menambahkan karpet sebagai peredam antara per dan busa. Estimasi pengerjaan memakan waktu 7-10 hari," tambah dia.
Menurut Sutikno, kerusakan yang kerap terjadi pada spring bed ada dua, yakni per yang lemah dan cover sobek. Untuk cover pengganti, konsumen bisa memilih sendiri sesuai dengan selera. Sutikno menyediakan banyak varian warna dan jenis di bengkel reparasi miliknya.
Ditanyai terkait harga, hal itu disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan cover pengganti yang dipilih oleh konsumen. Tetapi umumnya, dihargai antara Rp800 ribu hingga Rp1,2 juta.
"Sekarang banyak sekali permintaan. Kami saja sampai kewalahan," terang dia.
Meski tak terdampak Covid-19, pihaknya berusaha untuk tetap bergerak. Tak hanya untuk dia, tetapi seluruh karyawannya agar tetap bertahan hidup di situasi saat ini.
Berita Terkait
-
Jokowi: Kita Wajib Bersyukur Indonesia Mampu Menghadapi Pandemi Covid-19
-
Hantam Truk di Simpang Empat Bakulan, Aziz Alami Cedera Kepala Berat
-
Pakai Mobil Pribadi Wajib Jaga Kesehatan, Ini Poin dari PPKM
-
Pandemi COVID-19, Pengguna Mobil Pribadi Wajib Jaga Kesehatan Sendiri
-
Begini Ritual Unik di Jepang Mohon Pandemi Covid-19 Segera Berakhir
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024
-
Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan