- Satreskrim Polresta Yogyakarta menangkap tiga pelaku pencurian gembos ban, RA, AB, dan SP, setelah menggasak Rp243 juta milik nasabah.
- Sindikat ini beraksi pada Jumat, 30 Januari 2026, di Tegalrejo, menggunakan modifikasi paku saat korban berhenti memperbaiki ban.
- Para tersangka dibekuk di Sleman dalam waktu sekitar dua setengah jam setelah kejadian dan dijerat pasal pencurian dengan pemberatan.
SuaraJogja.id - Satreskrim Polresta Yogyakarta berhasil membongkar sindikat pencurian dengan pemberatan dengan modus gembos ban. Tiga orang pelaku berinisial RA (56), AB (47), dan SP (55) ditangkap dalam waktu singkat usai menggasak uang ratusan juta rupiah milik nasabah bank.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengungkapkan bahwa polisi berhasil mengidentifikasi dan membekuk para pelaku di tempat persembunyian mereka hanya berselang beberapa jam setelah kejadian.
"Jadi kurang lebih kita berhasil mengungkap kasus ini selama 2 jam setengah," kata Adrian, Kamis (5/2/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026. Korban yang baru saja mengambil uang tunai menyadari hartanya telah raib saat berhenti untuk memperbaiki ban mobilnya yang bocor di kawasan Tegalrejo.
Disampaikan Adrian, komplotan ini diketahui bekerja secara terorganisir sebagai sebuah sindikat dengan peran yang berbeda-beda. Tersangka SP berperan sebagai mata-mata yang berpura-pura menjadi nasabah di dalam bank untuk mencari target potensial.
"Apabila SP melihat seseorang mengambil uang dalam jumlah besar, lalu SP memberikan kabar kepada RA dan AB dengan memberitahukan ciri-ciri korban atau target dan memberitahukan kendaraan yang dikendarai oleh korban," ungkapnya.
Setelah target ditentukan, dua pelaku lain yakni RA dan AB membuntuti kendaraan korban.
Para pelaku menggunakan alat khusus berupa sandal yang telah dimodifikasi untuk menebar paku saat kendaraan korban berhenti di lampu merah. Aksi itu menyebabkan ban kendaraan korban bocor secara halus.
"Di lampu merah tersebutlah AB meletakkan paku yang sudah diletakkan ke sandal para pelaku yang sudah dimodif," tuturnya.
Baca Juga: Tren Kasus DBD di Kota Yogyakarta Menurun, Pengendalian Tetap Jadi Prioritas
Aksi pencurian utama dilakukan ketika korban lengah saat menambal ban di SPBU. Tanpa merusak kunci, pelaku dengan leluasa membuka pintu mobil yang tidak terkunci saat pemiliknya sibuk mengecek kondisi ban.
"Jadi waktu saat korban melihat bannya dan ingin menambal di saat itulah si tersangka mengambil kesempatan dengan membuka pintu dari mobil tersebut dan mengambil barang-barang dan uang dari korban," tandasnya.
"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp243 juta," imbuhnya.
Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai pecahan seratus ribu rupiah, beberapa unit ponsel, sepeda motor yang digunakan saat beraksi, serta pakaian pelaku.
"Ditangkap di daerah Candi Gebang Sleman. Di kos-kosan mereka," kata Riski.
Atas perbuatannya, ketiga tersangka kini harus mendekam di tahanan Mapolresta Yogyakarta. Mereka dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara yang cukup berat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi
-
BRI Private Berikan Akses Premium Medical Check Up untuk Nasabah
-
Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa
-
BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia
-
6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda