dr Tirta menjalani vaksinasi Covid-19 Sinovac di Puskemas Ngemplak II, Kamis (14/1/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Membaca komentar tersebut, dr Tirta sampai berteriak di dalam mobilnya. Ia menantang pemilik komentar itu untuk mendatanginya ke toko sepatu miliknya, sekaligus menanyakan lokasi pemilik akun tersebut. Pengusaha di bidang sepatu ini mengaku akan mengantarkan warganet tersebut langsung ke ICU untuk melihat fakta di lapangan.
Lihat ragam video tersebut DI SINI.
Dari sekian banyak video TikTok dr Tirta melawan warganet yang tidak percaya dengan vaksin atau covid-19, ia menyesali adanya salah satu videonya yang diturunkan oleh pihak TikTok. Hilangnya salah satu video tanggapannya membuatnya kesal. Padahal ia tengah menyelesaikan berbagai hoax mengenai covid-19 di media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK
-
Sukses Bikin Merinding, '402: Rumah Sakit Angker Korea' Jadi Kandidat Horor Terseram Tahun Ini
-
Prabowo Dampingi PM India Narendra Modi Beribadah di Prambanan, 2.690 Personel Gabungan Siaga Penuh