SuaraJogja.id - Abu Janda kembali menghebohkan media sosial setelah menyatakan jika sebagai pendatang dari Arab, Islam adalah agama yang arogan di Indonesia. Menanggapi cuitan tersebut, Tengku Zulkarnain meminta agar Wakil Presiden, Ma'ruf Amin melaporkan Permadi Arya ke kepolisian sebelum adanya umat Islam yang marah.
Dalam cuitannya, Abu Janda mengatakan bahwa Islam adalah agama pendatang dari Arab yang menjadi arogan kepada budaya asli dan kearifan lokal yang ada. Yakni mengharam-haramkan ritual sedekah laut, sampai pada pengenaan kebaya yang diharamkan dengan alasan aurat. Pernyataan itu disampaikan sebagai balasan kepada cuitan Tengku Zul.
Selanjutnya, Tengku Zul juga kembali membalas penyataan Abu Janda tersebut. Menyebut akun Ma'ruf Amin dalam cuitannya, Tengku Zul meminta agar Permadi Arya dilaporkan ke kepolisian. Sebab, ia khawatir dari pernyataan tersebut akan ada umat Islam yang marah dan bertindak di luar hukum. Hal tersebut akan membuat NKRI malu di mata dunia.
"Kepada YTH Bapak Yai @KHMarufAminn Mohon bapak perintahkan Polisi untuk proses hukum Abu Janda. Kalau tidak saya khawatir, jika tidak diproses, akan ada umat Islam yang marah dan bertindak di luar hukum. Malu NKRI di mata dunia. Matur Nuwun, Yai," tulis Tengaku Zul dalam cuitannya.
Baca Juga: Heboh Siswi Dipaksa Berjilbab, Tengku Zul: Awas Pengalihan Isu Bansos Madam
Sejak diunggah, cuitan pada akun Twitter @ustadtengkuzul ini sudah disukai lebih dari 600 pengguna Twitter. Selain itu, ada seratus lebih lainnya yang ikut membagikan ulang pernyataan Tengku Zul tersebut. Selebihnya, tidak sedikit warganet yang ikut memberikan tanggapan di kolom komentar.
"Betul. Atau polisi yang langsung turun tangan tanpa ada delik aduan. Jangan sampai rakyat berpikir bahwa tuntutan kejahatan/pidana dunia maya hanya diberlakukan kepada pihak-pihak yang mengkritik pemerintah saja. Tuntutan yang sama mesti diberlakukan rata kepada pihak yang menghina pihak lain," tulis akun @ToniYoun****.
"Biarin aja kiyai kita fokus sama revolusi akhlak itu mah godaan buat umat muslim biarin aja pak jokowi mentri dan semua aparat juga tau apa yang harus mereka tindak kalau gak ditindak ya biarin aja biar allah nanti yang nindak semuanya kita harus tetep fokus kedepan," komentar akun @HK*****.
"Masalahnya berani ga yai mengunakan kekuasaanya dibalik binatang piaran bintang warna warni," tanggapan akun @Fadh*****.
Sementara akun @agy498***** mengatakan, "Kalau tidak diproses juga mari kita doakan bersama Semoga laknat Allah SWT tertuju padanya @permadiaktivis1."
Baca Juga: Takut Uangnya Dimaling, Tengku Zul Enggan Ikut Gerakan Wakaf Nasional
Berita Terkait
-
Kasus Jurnalis Sulawesi Tewas di Jakbar, Polisi Temukan Bukti Obat
-
Kronologi Oknum Polisi Doxing Warga Denmark Keturunan Indonesia, Panen Hujatan Publik
-
Instruksi Gubernur Aceh: Warga Kini Wajib Salat Berjamaah, Bagaimana Reaksi Mereka?
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Mengapa Rezeki Bisa Seret? Ini Penyebabnya dalam Islam
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan