SuaraJogja.id - Sektor ekonomi kreatif dan pariwisata tak dimungkiri jadi salah satu yang terhantam dahsyat akibat pandemi Covid-19 yang berlarut. Menyikapi hal tersebut, penceramah kondang, Gus Miftah punya masukan untuk Menparekraf yang baru yakni Sandiaga Uno.
Seperti diketahui dengan adanya larangan berkerumun dan mengurangi mobilitas akibat adanya pandemi Covid-19 memberi efek yang besar pada sektor pariwisata.
Sepinya destinasi wisata pada akhirnya berimbas pada seretnya kondisi perekonomian yang terlibat di dalamnya.
Menanggapi hal itu, penceramah kondang Gus Miftah memberikan masukan yang diarahkan kepada Menparekraf, Sandiaga Uno serta Menteri BUMN, Erick Thohir.
Pemilik Pondok Pesantren Ora Aji itu mengusulkan agar Sandiaga Uno membuat terobosan dengan menggelar kegiatan gowes keliling ke destinasi wisata terutama di candi-candi yang ada di Indonesia.
"Untuk pak Sandiaga menteri ekonomi kreatif dan pariwisata dan menteri BUMN, erick thohir, saya pikir perlu dibuat terobosan gowes di pagi hari di candi-candi seperti di borobudur ini. Saya pikir destinasi yang menarik dan banyak goweser yang mau datang meskipun berbayar," terangnya seperti dikutip dari akun Instagramnya.
Gus Miftah menyebut dengan daya tarik pemandangan yang luar biasa, aktivitas gowes itu dimungkinkan bisa turut menggerakkan kembali ekonomi kreatif yang sempat mati suri selama pandemi ini.
"Maka saya pikir itu bisa jadi solusi di musim pandemi," lanjutnya.
Ia pun mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk tetap gigih dalam berusaha menghadapi pandemi ini, dengan bekerja secara keras, cerdas dan ikhlas.
Baca Juga: Ngantor di Bali, Penampilan Sandiaga Uno Olahraga di Pantai Kuta Disorot
"Kita harus kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas. Dengan kerja keras kita bisa bertahan hidup, dengan kerja cerdas membuat kita menikmati hidup, dengan kerja ikhlas membuat kita mensyukuri hidup," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kalina Cerai 3 Kali, Gus Miftah Ledek Deddy Corbuzier Belum Kawin-kawin
-
Diledek Gus Miftah Kalah dari Kalina, Deddy Corbuzier Bilang Gini
-
Ramalkan Jokowi Lengser 2021, Gus Miftah: Mbak You Positif Covid 19
-
Emosional, Gus Miftah: Pernyataan Pandji Soal NU Menyakitkan
-
Ini Alasan Gus Miftah Kenapa Ceramahnya Kerap Diiringi Candaan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kronologi dan Tuntutan Aksi Demo Mencekam di Polda DIY: Soroti Kekerasan Oknum Aparat!
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Waktu Buka Puasa di Jogja Hari Ini 24 Feb 2026: Cek Jadwal Magrib dan Doa Lengkap!
-
Saling Jaga di Tengah Keterbatasan: Rutinitas Kakak Beradik Mencari Rezeki Demi Keluarga Sejak Dini
-
7 Fakta Pencurian Tabung Gas LPG 3 Kg di Jogja: Maling Babak Belur Dihantam Stik Golf