SuaraJogja.id - Geger gedhen terkait isu kudeta Partai Demokrat jadi sorotan publik. Salah satunya ditanggapi pula oleh ustaz Tengku Zulkarnan.
Isu kudeta Partai Demokrat mencuat setelah Ketua Umum Partai berlambang segita mercy itu, Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkannya ke publik.
Lewat siaran live di kanal YouTubenya bertajuk Konferensi Pers Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, sulung dari mantan presiden SBY itu menuding adanya upaya kudeta di partainya.
Kudeta tersebut disinyalir tengah dirongorong oleh 5 orang. Selain dilakukan oleh kader Partai Demokrat aktif, upaya kudeta tersebut juga menyeret nama Ketua KSP, Moeldoko.
Geger upaya kudeta itu pun mendapat sorotan termasuk dari ustaz Tengku Zulkarnain.
Lewat kicauannya di Twitter, mantan Wasekjen Dewan Pimpinan MUI itu menyebut isu kudeta di Partai Demokrat bersamaan dengan kabar kudeta di Burma yang akhirnya menjebloskan Aung San Suu Kyi.
"Di Burma telah terjadi kudeta. Presiden Burma dan tokoh wanita Mrs Aung ditangkap. Di Indonesia beredar berita Partai Demokrat juga mau dikudeta oleh satu sosok orang kuat dan dekat," katanya.
Tengku Zul pun meminta agar para kader dari partai SBY itu solid, utamanya untuk menghadapi Pemilu 2024 mendatang.
"Hayo kader Demokrat solid lah dan hadapi pemilu 2024 dengan tegar dan kokoh bersama pemilihmu...," lanjutnya.
Baca Juga: Rachland Nashidik: Apa Iya Ini Semua Tanpa Restu 'Pak Lurah?'
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang namanya terseret dalam isu kudeta Partai Demokrat memberi penjelasan. Ia mengakui sempat menerima sejumlah orang dan membicarakan soal partai yang saat ini dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), putra dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Jadi ceritanya begini. Beberapa kali memang banyak tamu yang berdatangan dan saya orang yang terbuka. Saya mantan Panglima TNI, tapi saya tidak memberi batas dengan siapapun, apalagi di rumah ini mau datang tebuka 24 jam, siapapun," ujar Moeldoko dalam jumpa pers secara virtual, Senin (1/2/2021).
Pernyataan Moeldoko sekaligus menjawab tudingan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang menyebut ada upaya kudeta dari lingkungan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Moeldoko menyebut tidak hanya satu orang yang datang menemuinya.
"Secara bergelombang mereka datang berbondong-bondong ya kami terima. Konteksnya apa saya juga enggak ngerti. Dari ngobrol-ngobrol itu biasanya saya awali dari pertanian karena saya memang suka pertanian," ucap dia.
Mantan panglima TNI ini menyebut dari obrolan tersebut ia mendengarkan curhat terkait situasi yang sedang dihadapi Partai berlambang Mercy itu. Tetapi Moeldoko tidak menjelaskan orang yang datang menemuinya apakah kader Partai Demokrat atau tidak.
Tag
Berita Terkait
-
Pagi-pagi Moeldoko Jadi Trending Topic Gara-gara Isu Kudeta Partai Demokrat
-
Soal Isu Kudeta Demokrat, Ferdinand: Pak Jokowi Tak Perlu Merespons
-
Dituduh Kudeta Demokrat, Moeldoko: Mungkin Dasarnya dari Foto-Foto
-
Saran Moeldoko ke AHY: Jadi Pemimpin Jangan Baper
-
Rachland Nashidik Ungkap Lokasi Pertemuan Bukan di Rumah Moeldoko
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Bedah Buku 'Muslim Ahmadiyah dan Indonesia' di UKDW Yogyakarta: Bukti Resiliensi dan Cinta Tanah Air
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat