SuaraJogja.id - Hingga akhir 2020, isu body shaming menjadi hal yang lumrah di tengah masyarakat. Fenomena ini lantas mendorong Yureka Education Center (YEC) Yogyakarta untuk melakukan gerakan perubahan stigma akan bentuk fisik yang melekat di masyarakat, dimulai dari internal perusahaan.
YEC Yogyakarta didominasi sebanyak 80% oleh pekerja perempuan, yang terbagi dalam beberapa kategori usia hingga peranan sosial di masyarakat.
Manajemen menyadari isu body shaming sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari internal mereka. Oleh kesadaran inilah, maka kampanye against body shaming mulai diadakan mulai akhir 2020 yang lalu.
Kegiatan tersebut dilakukan atas kerja sama pihak YEC Yogyakarta dengan Shining Agency Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) sebagai ‘gong’ dari kampanye against body shaming hingga akhirnya berhasil berkolaborasi dengan para pakar sebagai narasumber.
Dalam talk show bertema “From Body Shaming to Body Proud”, Sabtu (30/1/2021), YEC Yogyakarta dan Shining Agency UAJY menghadirkan Made Ayu Wahyuning Prativi, psikolog klinis Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Bali dengan rekam jejak panjang dalam penanganan kasus cyberbullying hingga masalah keluarga, perempuan, dan anak.
Sedangkan narasumber lainnya datang dari ranah pendidikan Ilmu Komunikasi yang telah lama menganalisis tentang cyberbullying hingga kebijakan dan strategi TIK. Ia adalah Phil Yoseph Bambang Wiratmojo, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta dosen Program Studi S2 Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Kedua pembicara ini hadir untuk memenuhi rasa ingin tahu peserta mengenai isu body shaming, yang masih dianggap lumrah di masyarakat Indonesia.
Kampanye sendiri bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan rasa percaya diri kepada masyarakat, terutama korban body shaming.
Talk show daring juga didukung oleh penerjemah bahasa isyarat, Tuti Nuruli Adha, yang membantu teman-teman disabilitas untuk mengikuti kegiatan.
Baca Juga: Dulu Dibully, Evi Masamba Bongkar Rahasia Rapikan Gigi dalam Waktu Singkat
Talk show daring dilaksanakan melalui aplikasi Zoom, sehingga masyarakat yang mengikuti kegiatan dapat berasal dari berbagai tempat di seluruh Indonesia, tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi dibuka untuk umum.
Peserta kegiatan ini terbilang cukup banyak dan sangat antusias karena tidak hanya berasal dari Yogyakarta tetapi berbagai daerah di Indonesia, dengan yang paling jauh dari NTT.
Salah satu pesan menarik dari narasumber selama kegiatan berlangsung yakni tentang mencintai atau mensyukuri diri sendiri.
"Self care is a luxury, semua akan mudah bila kamu mampu menerima dirimu," ungkap Made Ayu Wahyuning Prativi.
Talk show daring terlaksana dengan baik dan diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang baru bagi peserta.
Manajemen YEC Yogyakarta berharap, kegiatan kampanye ini membuka ruang berpikir baru bagi teman-teman peserta dan publik secara luas mengenai isu body shaming di masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
-
Kampanye Prokes Covid-19 di Pasar Tanah Abang
-
Dulu Dibully, Evi Masamba Bongkar Rahasia Rapikan Gigi dalam Waktu Singkat
-
Gara-gara Teman SD, Gadis Ini Tak Makan Mi Instan Selama 3 Tahun
-
Angkat Topik Emisi saat Kampanye, Presiden AS Joe Biden Tetapkan Ini
-
Tak Tepati Janji Kampanye, Warga Ikat Wali Kota di Pohon
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Diisukan Sakit dan Berobat ke Luar Negeri, Sri Sultan HB X: Saya Hanya Rutin Check Up
-
Mafia Tanah Kas Desa di DIY Menggila, Sultan HB X: Saya Sendiri yang Meminta Mereka Diproses Hukum!
-
Mengembalikan TNI ke Fungsi Pertahanan melalui Perspektif Hubungan Sipil-Militer Huntington
-
Yogyakarta untuk Indonesia: AVMS Indonesia Dirikan Yayasan untuk Lindungi Hak Model
-
Unik! Mahasiswa UGM Ciptakan Camilan untuk Bantu Cegah Gangguan Kecemasan