SuaraJogja.id - Nama AHY dan Partai Demokrat tengah ramai dibicarakan publik setelah isu kudeta partai tersebut mencuat di media sosial. Selain AHY, nama Moeldoko juga ikut mencuat karena diduga menjadi sosok yang ingin mengambil alih Partai Demokrat. Begitu juga nama Mahfud MD, yang dikabarkan memberi restu kepada Moeldoko untuk mengambil alih partai bernuansa biru tersebut.
Namun, kedua belah pihak tersebut telah memberikan klarifikasi. Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Mahfud MD menyangkal tuduhan bahwa dirinya memberikan restu kepada Moeldoko. Selain itu, kepala staf kepresidenan tersebut menyampaikan bahwa beredarnya foto dirinya dengan beberapa pihak diduga menjadi pemicu permasalahan tersebut.
Meski demikian, persoalan yang melilit Partai Demokrat ini masih terus ramai dibicarakan oleh publik. Aktivis HAM Natalius Pigai sendiri menyampaikan pendapatnya mengenai putra Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.
Menurut Pigai, Agus Harimurti Yudhoyono adalah sosok pemimpin Indonesia yang memiliki kelas tingkat dunia.
"Kita tidak bicara tentang Capres 2024. AHY politikus muda yang akan jadi Pemimpin Indonesia berkelas Dunia. Saya minta Rakyat dari Sabang-Merauke Jaga aset terbaik ini. Tidak boleh dimatikan karier masa depan politiknya. Kalau salah ambil keputusan politik maka kritik saja untuk membesarkannya," tulis Pigai dalam cuitannya.
Tanpa menyinggung mengenai panggung politik pada pemilihan presiden 2024 mendatang, Pigai menilai jika AHY adalah sosok pemimpin berkelas dunia.
Pada masa jabatan Presiden Joko Widodo untuk periode yang kedua ini, nama AHY sendiri juga disebut-sebut akan masuk bursa kandidat calon presiden empat tahun mendatang.
Pigai berpesan kepada masyarakat agar jangan sampai pemimpin berkelas dunia ini dimatikan karir politiknya.
Jika memang AHY salah dalam mengambil keputusan politik, Pigai menyarankan untuk memberikan kritik saja. Sehingga kesalahan tersebut akan menjadi pembelajaran untuk membesarkan sosok AHY.
Baca Juga: Demokrat Sulsel : Sudah Ada Gerakan Tumbangkan AHY dari Daerah
Dalam cuitannya, Pigai juga ikut mengunggah tangkapan layar biografi singkat AHY. Sama seperti ayahnya, AHY juga memiliki jiwa militer dalam dirinya karena sempat berkarir sebagai anggota TNI.
Sejak diunggah Selasa (2/2/2021), cuitan Pigai mengenai sosok AHY tersebut sudah disukai lebih dari seribu pengguna Twitter. Ada 300 lebih membagikan ulang dan beberapa meninggalkan komentar.
"Saya bukan pendukung partai Demokrat tetapi mengkudeta partai menggunakan cara-cara licik adalah pengkhianatan pada kemerdekaan, kejahatan demokrasi. Ini nyata-nyata upaya menegakkan kekuasaan tunggal yang otoriter dengan bungkam semua yang kritisi dan oposisi. Pelakunya wajib dihukum berat!!," @budiwida*****.
"Aset bangsa bila ketauan rezim pasti dimakan ,Riziq sudah dikarantina, Gatot nggak ada kabar, Anis masih exsis dan baru diolah mau dileburkan," komentar akun @kusumaadj****.
"Bijak betul kata kata anda bang Pigai, sebuah inspirasi katakan yang salah bila salah katakan yang benar bila benar, tak harus menjilat demi sesuap nasi," tanggapan akun @Irwan***********.
Sementara akun @perda***** mengatakan, "Negara ini akan dikuasaai orang-orang serakah kalau rakyat tidak semakin peka terhadap kejahatan politik di negeri ini."
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi