SuaraJogja.id - Seorang mahasiswi, Ulfah Nurjayanti, warga Caturtunggal, Depok, Sleman mengalami nasib tak beruntung. Berniat membuka usaha pangkalan gas LPG, ia malah ditipu kenalannya. Akibat kejadian itu, uang sekitar Rp30 juta miliknya melayang. Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmadiwanto mengungkapkan, dugaan penipuan itu sudah berlangsung sejak Desember 2018.
"Namun baru dilaporkan polisi karena terduga pelaku tidak memberi kepastian terkait usaha tersebut. Korban juga sulit menemui terduga pelaku," kata dia, Selasa (2/2/2021).
Kronologi dugaan penipuan terjadi pada 17 November 2018, sore. Saat itu, keponakan korban bertemu dengan seseorang berinisial D (30) di salah satu Stand Pameran kuliner di Jogja Expo Center (JEC).
D, yang berdomisili di Jalan Tutul, Papringan, Caturtunggal, memberi brosur berisi informasi tentang usaha gas LPG kepada keponakan korban.
Setelah membaca brosur tersebut, korban tertarik, kemudian menghubungi nomor telepon yang tertera di brosur. Nomor tersebut ternyata milik D, si terduga pelaku. Dalam komunikasi itu, D menawarkan korban pangkalan LPG 3 kg yang dijual seharga Rp37 juta.
"Korban tertarik, kemudian ada kesepakatan pembayaran uang DP terlebih dahulu," ungkapnya.
Korban memberikan uang kepada terduga pelaku secara bertahap, melalui transfer lewat mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM ), lanjut Rachmadiwanto.
"Desember 2018, korban membayar uang muka sebesar Rp17 juta. Kemudian pelunasan dibayar pada 1 Januari 2019 sebesar Rp20 juta. Akan tetapi setelah ditunggu-tunggu sampai dengan laporan ini dibuat, pangkalan gas LPG tersebut belum juga terealisasi," kata dia.
Korban selanjutnya melapor ke Mapolsek Depok Barat. Saat ini, kasus dugaan penipuan tersebut dalam proses penyelidikan petugas.
Baca Juga: Gegara Nikah Lagi, Aksi Kapolres Gadungan Dibongkar Ponakan Bini Kedua
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Gegara Nikah Lagi, Aksi Kapolres Gadungan Dibongkar Ponakan Bini Kedua
-
Ngaku Calon Kapolres, Tipu hingga Rp 1,7 Miliar untuk Biaya Nikah
-
Modal Nikahi Istri Kedua, Husni Tipu Orang Rp1,7 M Ngaku Calon Kapolres
-
Dua Butik di Bandar Lampung Jadi Korban Penipuan Sosialita Cantik
-
Emak-emak Diciduk Polisi Usai Gadaikan Motor Rental di Tasikmalaya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta