SuaraJogja.id - Beredar video sekelompok orang yang menggembok gerbang Kejati Bali dan memasang spanduk di media sosial. Diduga kecewa dengan kasasi jaksa kepada I Gede Ari Astina, atau yang lebih dikenal dengan nama Jerinx, massa akhirnya nekat melakukan tindakan tersebut. Namun, beberapa warganet justru curiga itu adalah massa bayaran hingga minta pihak kepolisian untuk menangkap mereka.
Akun Instagram @nenk_update membagikan video aksi nekat beberapa pendukung Jerinx tersebut. Dalam video yang beredar, terlihat tiga orang diduga pria memegang kuat gerbang Kejati Bali sambil menahan perlawanan dari pihak keamanan. Salah satu orang lainnya juga tampak menggembok gedung tersebut dari luar gerbang.
Kemudian terlihat berlari satu orang lagi mendekat sambil membawa sebuah spanduk dengan latar belakang putih. Secara tergesa-gesa, orang tersebut mencoba memasang spanduk itu di depan gerbang yang sudah berhasil dikunci. Dalam spanduk tersebut bertuliskan kalimat dengan warna merah dan hitam "JAKSA BEBAL Ngotot Ingin Penjarakan Jerinx."
Dalam video tersebut terdengar juga beberapa kali teriakan diduga dari pihak keamanan yang terkunci di balik gerbang. Selain itu, riuh juga suara beberapa kendaraan yang sengaja membunyikan klaksonnya.
Setelah berhasil mengunci gedung dan memasang spanduk, massa yang menggunakan helm dan masker itu langsung melarikan diri.
"Geram atas kasasi jaksa terhadap jrx, massa gembok dan bentangkan spanduk di gerbang kejati Bali," tulis akun @nenk_update dalam keterangannya.
Sejak diunggah pada Kamis (4/2/2021), video sekelompok orang yang mengunci gedung Kejati tersebut sudah disaksikan lebih dari 45 ribu kali. Ada puluhan komentar yang ikut ditinggalkan warganet.
Beberapa seolah tidak percaya dan menuduh itu hanya kumpulan massa yang diberikan bayaran untuk membuat kericuhan.
Namun, ada beberapa lainnya yang juga membenarkan perkataan-perkataan Jerinx sebelum dijebloskan ke dalam penjara. Anggota Group Banda SID itu dipolisikan lantaran celotehnya yang mengatakan bahwa IDI adalah kacung WHO.
Baca Juga: Undang Anies hingga I Wayan Koster, Jokowi Tekankan 3 Hal Ini
Selama pandemi merebak, Jerinx termasuk salah satu pihak yang aktif memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Lihat videonya DI SINI.
"Tangkep aja itu orang, entar juga pada nangis nangis," tulis akun @lalalay****.
"Orang kayak gitu kok dibela, palingan itu temen-temen nongkrongnya," komentar akun @ajimau******.
"Mana ya masa masanya kehitung sebelah tangan itu mah bukan masa," tanggapan akun @dow*******.
Sementara akun @jualtana********* mengatakan "Nyatanya. Bacotannya jrx yang kasar ada benarnya juga. Cuman masyarakat kita tidak terbiasa dengan orang yang omongannya kasar. Kita lebih terbiasa percaya sama orang yang omongannya kalem ."
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya