SuaraJogja.id - Beredar video Ustadz Maaher At-Thuwailibi saat membagikan uang kepada beberapa orang pengamen di media sosial. Dalam tayangan tersebut, pria bernama asli Soni Eranata ini membagikan uang kepada beberapa orang pengamen di pinggir jalan. Mengaku tidak meminta apapun, Ustadz Maaher hanya ingin didoakan meninggal dalam keadaan yang baik.
Akun Twitter @TofaTofa_id membagikan video berdurasi 45 detik. Menurut Mustofa, isi video tersebut menunjukkan kebiasaan Ustadz Maaher dalam kesehariannya. Terlihat, pria dengan jas hitam dan peci putih membagikan beberapa lembar uang kepada para pengamen dan masyarakat sekitar.
Mengeluarkan uang dari saku jasnya, Ustadz Maaher ringan tangan membagikan uang kepada beberapa pengamen yang duduk di trotoar. Ia juga memberikan beberapa lembar uang kepada seorang kakek-kakek yang datang untuk meminta bantuan. Selesai memberikan uang, Ustadz Maaher langsung masuk ke dalam mobilnya.
Para pengamen tersebut mengucapkan terimakasih kepada Ustadz Maaher karena telah memberikan mereka uang. Sembari masuk ke dalam mobil, Soni juga mengucapkan sama-sama. Membuka kaca jendelanya, Ustadz Maaher mengaku minta didoakan oleh para pengamen tersebut.
"Saya mah gak minta apa-apa, mati husnul khotimah ya. Doain ya," ujar Ustadz Maaher kepada para pengamen.
Tidak minta didoakan yang macam-macam, Ustadz Maaher mengaku hanya ingin didoakan agar husnul khotimah atau meninggal dalam keadaan yang baik. Setelah berjalan beberapa waktu, Ustadz Maaher kembali memberikan beberapa lembar uang berwarna merah kepada seorang tukang becak dari dalam mobilnya.
Selain itu, Ustadz Maaher juga membagikan sembako kepada seorang pemulung yang tengah mencari barang bekas. Ia mengatakan, paket itu untuk anak dan istri sang pemulung yang sudah tampak tua tersebut. Mustofa sendiri menyebutkan jika itu adalah potongan video kehidupan sehari-hari Ustadz Maaher.
"Almarhum Ustadz Maheer semasa hidup. Hanya penggalan video. Terimakasih," tulis Mustofa dalam cuitannya.
Sejak diunggah Selasa (9/2/2021), cuplikan video tersebut sudah ditayangkan lebih dari 5000 kali. Ada seribu lebih pengguna Twitter yang menekan tanda suka. Selain itu, ada200 lebih orang yang ikut membagikan ulang. Beberapa menggunakan kutipan. Tidak sedikit juga komentar yang ditinggalkan warganet dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: Ustadz Maaher di Mata Yusuf Mansur: Allahu Akbar Suaranya Merdu Baca Quran
Lihat kebiasaan Ustadz Maaher semasa hidup DISINI
"Sudahlah, cakmus biarkan almarhum tenang di sana dan semoga khusnul khotimah. Ndak perlu lah ngeshare video-video yang malah akan berpotensi ke hal-hal yang tidak diinginkan di medsos. Mari didoakan saja," tulis akun @pengo******.
"Kalau orangnya sudah meninggal tidak apa-apa. Semua urusan terkait dunia sudah selesai. Ceritakan semua kebaikannya," komentar akun @arif*************.
"Kalau kebaikan-kebaikan yang pertontonkan begini malah lebih bagus asal yang bersangkutan sudah almarhum, ini buat buat perhatian kita-kita yang masih hidup. Alfatihah buat beliau," tanggapan akun @syaif********.
Sementara akun @kasa***** mengatakan, "Orang baik dan lurus tidak akan dibiarkan oleh Allah SWT berlama lama di dunia karena dunia adalah ladang ujian Iblis dan manusia bukan tempat untuk mencari kebahagiaan apalagi kekuasaan."
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti
-
30 Ribu Lebih Penerima Bansos DIY Terindikasi Judol, OJK Bongkar Potensi Mata Rantai dengan Pinjol
-
Apresiasi Nasabah di Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Siapkan Promo Spesial
-
Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah
-
Kinerja Semester I Lampaui Ekspektasi, Saham BBRI Direkomendasikan Buy oleh Analis