SuaraJogja.id - Jajaran Sat Pol PP Gunungkidul bersama TNI/Polri menggelar razia pelanggaran protokol kesehatan di obyek-obyek wisata. Sabtu (13/2/2021) malam, salah satunya mereka merazia pengunjung obyek wisata baru di Kapanewonan Panggang, HeHa Ocean View.
Selama menggelar razia, petugas masih saja menemukan banyak wisatawan yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Wisatawan tidak mengenakan masker, tidak menjaga jarak serta menimbulkan kerumunan.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Sat Pol PP Gunungkidul, Sugito mengatakan pihaknya telah mendapat laporan jika obyek wisata yang tengah viral belakangan ini selalu dipadati pengunjung. Sehingga protokol kesehatan yang selalu dikedepankan pemerintah untuk diterapkan namun di HeHa Ocean View banyak diabaikan oleh pengunjung.
Dalam razia kali ini, semua pengunjung yang kedapatan melanggar protokol kesehatan diberi teguran dan diminta untuk mengisi data yang telah disediakan petugas. Pihaknya juga meminta kepada pengelola untuk selalu memberikan anjuran kepada pengunjungnya agar tertib Protokol Kesehatan.
"Untuk sementara kita data dan berikan teguran. Tetapi ketika nanti kedapatan melanggar lagi maka akan kita tindak,"ujarnya di sela razia, Sabtu (13/2/2021) malam.
Tak hanya itu, beberapa hari yang lalu pihaknya menemukan fakta jika ternyata pihak pengelola belum mengantongi izin penyelenggara wisata secara lengkap. Pengelola belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ataupun Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) serta beberapa syarat lainnya.
Karenanya, pihaknya langsung memberi teguran keras kepada pihak pengelola. Pihaknya memberi waktu kepada pengelola untuk segera melengkapi persyaratan yang ditentukan oleh pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
"Dia juga melanggar jam buka seperti anjuran pemerintah karena operasional sampai malam,"tambahnya..
Persyaratan tersebut sangat penting untuk bisa dipenuhi karena sebagai penyelenggara wisata maka pengelola harus memperhatikan aspek keselamatan pengunjung dan juga kelestarian lingkungan. Beberapa persyaratan seperti Amdal memang disusun untuk menjamin keselamatan pengunjung dan lingkungan.
Baca Juga: Puluhan Orang Luar DIY Terjaring Pemeriksaan di Pintu Masuk Gunungkidul
General Manager HeHa Ocean View, Yosephat Bita Logam menuturkan antrian wisatawan yang menumpuk terjadi akibat membludaknya wisatawan yang ingin berkunjung ke obyek wisata yang mulai diujicoba dibuka pada awal Februari 2021 ini. Pihaknya sudah berusaha menerapkan sejumlah protokol kesehatan namun tidak bisa maksimal.
"Pengunjungnya cukup banyak. Sehingga penerapan protokol kesehatan tidak maksimal,"paparnya.
Terkait perijinan, pihak pengelola akan segera melakukan perbaikan dan melengkapi izin yang diperlukan. Sebenarnya, saat ini pihaknya sudah mengusahakan perizinan tersebut namun ada yang masih dalam proses. Pihaknya juga akan menyesuaikan jam buka seperti ketentuan pemerintah selama masa Pegetatan Skala Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM).
Kontributor : Julianto
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya