Bahkan pihaknya juga telah menyediakan medical room lengkap dengan tenaga medis yang berjaga di area objek wisata. Hal itu guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan terjadi.
"Kita sediakan juga medical room lengkap dengan tenaga medis. Minimal untuk mengecek kami sendiri selaku pengelola. Itu swadaya kita. Walaupun kami baru mampu membayar perawat saja karena harus stand by juga di sana," terangnya.
Menurut Kholiq, para pengunjung sudah taat dan sadar terkait penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di objek wisata. Termasuk memakai masker dan selalu membawa hand sanitizer.
Mengenai pembatasan pengunjung, Kholiq menjelaskan, jika berdasarkan rumus yang telah diberikan oleh Dinas Pariwisata maka luasan tanah non parkir dalam meter persegi di bagi dua. Nantinya hasil tersebut sama dengan jumlah pengunjung yang boleh berkunjung dalam satu waktu.
Sementara untuk Taman Wisata Tebing Breksi sendiri memiliki sekitar 33 ribu meter luas tanah non parkir. Artinya jika dibagi dua berarti masih ada 15 ribu pengunjung dalam satu waktu.
"Tapi ya kapan mau mencapai 15 ribu kalau ini belum berakhir. Jadi ya jane mboten arep kulo batesi mas lha ora ono pengunjung e. Intinya kita manut aturan pemerintah daripada ditutup," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 146 Kurikulum Merdeka: Menulis Naskah Drama
-
Jeritan Hidup di Balik Asap Sate Malioboro: Kisah Kucing-kucingan PKL dan Dilema Perut yang Perih
-
7 Fakta Sidang Mahasiswa UNY Pembakar Tenda Polda DIY: Dari Pilox Hingga Jeritan Keadilan!
-
Pasar Murah di Yogyakarta Segera Kembali Hadir, Catat Tanggalnya!
-
Gempa Bumi Guncang Selatan Jawa, Pakar Geologi UGM Ungkap Penyebabnya