Bahkan pihaknya juga telah menyediakan medical room lengkap dengan tenaga medis yang berjaga di area objek wisata. Hal itu guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan terjadi.
"Kita sediakan juga medical room lengkap dengan tenaga medis. Minimal untuk mengecek kami sendiri selaku pengelola. Itu swadaya kita. Walaupun kami baru mampu membayar perawat saja karena harus stand by juga di sana," terangnya.
Menurut Kholiq, para pengunjung sudah taat dan sadar terkait penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di objek wisata. Termasuk memakai masker dan selalu membawa hand sanitizer.
Mengenai pembatasan pengunjung, Kholiq menjelaskan, jika berdasarkan rumus yang telah diberikan oleh Dinas Pariwisata maka luasan tanah non parkir dalam meter persegi di bagi dua. Nantinya hasil tersebut sama dengan jumlah pengunjung yang boleh berkunjung dalam satu waktu.
Sementara untuk Taman Wisata Tebing Breksi sendiri memiliki sekitar 33 ribu meter luas tanah non parkir. Artinya jika dibagi dua berarti masih ada 15 ribu pengunjung dalam satu waktu.
"Tapi ya kapan mau mencapai 15 ribu kalau ini belum berakhir. Jadi ya jane mboten arep kulo batesi mas lha ora ono pengunjung e. Intinya kita manut aturan pemerintah daripada ditutup," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh