Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Jum'at, 26 Februari 2021 | 06:29 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso ditemui wartawan di kantor Dinkes Bantul, Selasa (26/1/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

"Swab PCR tes untuk yang bergejala langsung. Tetapi yang tidak ada gejala kita rapid antigen," terang dia.

Oki menambahkan untuk penggunaan alat rapid antigen akan mulai digunakan di wilayah Bambanglipuro terlebih dahulu.

"Bantul kan dipilih sebagai pilot project akselerasi 3T. Besok (Jumat) di Bambanglipuro akan dimulai penggunaan untuk alat rapid antigen untuk yang berkontak erat," jelas dia.

Untuk menanggulangi kasus yang diprediksi meningkat, Dinkes Bantul akan memanfaatkan Selter desa bagi pasien yang menunjukkan hasil positif.

Baca Juga: Diduga Dana Pemakaman Covid-19 Proyek, Begini Penjelasan Dinkes Bantul

"Nanti selter-selter yang sudah disiapkan di desa ini difungsikan untuk menampung pasien yang menunjukkan hasil positif tentunya yang tidak bergejala atau OTG. Istilahnya karantina mandiri dahulu," ujar Oki.

Load More