SuaraJogja.id - Dalam perhelatan hajatan, selain memberi ucapan selamat kepada mempelai, agenda utamanya tentu adalah makan-makan. Tapi tahukah kemana piring-piring bekas menyantap makanan itu mendarat?
Akun TikTok @uci_ocim baru-baru ini mengunggah sebuah video singkat di balik layar perhelatan hajatan.
Dalam video tersebut tampak sejumlah orang yang mengenakan kemeja motif batik warna merah terlihat sibuk mengusap sejumlah piring bekas makan para tamu di sebuah gundukan serbuk kayu.
Tak berapa lama setelah dimasukkan dalam gundukan serbuk kayu, piring tersebut kemudian lekas diusap menggunakan serbet lalu ditumpuk kembali serupa piring-piring yang sudah bersih.
Video itu pun mendapat sorotan dari warganet. Tak sedikit yang kaget hingga penasaran dengan cara mencuci piring di video tersebut yang menggunakan serbuk kayu.
"Lah tayamum," kata Fahrul*****
"Cuci piring tayamum," kata ahmds*****
"Piring bisa tayamum juga ternyata ya bund," ucap Mel*****
"Baru liat dan baru tau," ungkap Nabel*** terkejut.
Baca Juga: Viral Pengantin Hamil Mengantuk Saat Hajatan, Pilih Rebahan Terus
"Apakah ini yang disebut life hack versi hajatan," kata masa****
"Hah lu pada baru tau ada trik nyuci piring kek gini? sama gua juga," kata isy*** dibubuhi emoticon menangis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat