M: Seberapa besar pengaruh Doyi untuk kehidupan bermusik Ify?
IA: Aku baru merasakan banget pengaruh Doyi tuh waktu pandemi ini sih karena kebayang jenuh banget di rumah. Tapi bersyukur juga masih ada mama, masih ada adik. Kalau kakak lumayan sibuk juga dia. Ya kita lebih sering menghabiskan waktu bertiga. Dengan adanya Doyi ini sangat membantu biar aku nggak jenuh. Misal setiap hari ngerjain musik terus pasti kan ada titik jenuhnya. Jadi si Doyi lumayan jadi pelipur lara.
M: Sejauh ini, apakah Ify sudah cukup senang dengan sederet pencapaian dalam kehidupan? Apakah Ify sudah menyusun target lainnya untuk jangka panjang?
IA: Target jangka panjang pastinya sebelum pandemi udah banyak banget. Tapi kalau setelah pandemi ini, karena kita nggak tahu sampai kapan, jadi lumayan banyak berubah juga rencananya. Banyak juga plan yang harus diubah di tengah jalan. Misal sebelumnya plan A sekarang jadi plan B.
Babak 2. Pelita Lara dan Lagu-lagunya
M: Boleh diceritakan terlebih dahulu, seperti apa sih album Pelita Lara bagi Ify Alyssa?
IA: Sejak dulu, membuat album tuh sebenarnya udah jadi cita-cita terbesar aku. Dari kecil memang pengin jadi penyanyi, tapi penyanyi yang seperti apa? Aku kan udah melewati banyak hal. Ikut ajang pencarian bakat, girl band. Tapi menurut aku mimpi aku yang sebenarnya adalah bisa punya banyak album solo yang benar-benar aku kerjakan dengan sepenuh hati. Jadi, aku baru bisa mencapai impianku itu di album 'Pelita Lara'. Menurut aku ini milestone yang sudah aku capai, yaitu punya album perdana dan lagu-lagunya juga karyaku sendiri.
M: Bisa dibilang, 'Pelita Lara' merupakan album penuh visi dari seorang Ify Alyssa. Kita bisa menemukan karakter, benang merah, bahkan masa depan musik Ify Alyssa. Kapan dan bagaimana proses awal bisa, ‘yuk gue mau serius garap album’? Apakah album ini dibuat mengalir lagu per lagu atau Ify sudah membentuk kerangka, spirit, serta tema besar album sejak awal?
IA: Album ini dibikin mengalir sih. Dulu aku sempat ragu waktu Blink bubar. Aku lumayan bingung walau ini keputusan kita bersama. Kita udah dewasa udah waktunya kita jalan sendiri-sendiri dengan passion kita. Febby dengan sinetronnya, aku dengan musiknya. Tapi waktu itu belum kebayang seperti apa yang mau aku lakukan? Genre musiknya mau seperti apa? Bentuk image dan appearance aku penginnya seperti apa? Itu belum kebayang. Kemudian aku memutuskan untuk hajar bleh aja.
Baca Juga: Fourtwnty Rilis Lagu Baru, Ingatkan Pendengar Buat Bersantai
Akhirnya di single ‘Gitar’, aku nggak menyangka apresiasinya tinggi banget. Banyak banget orang yang suka lagu ‘Gitar’. Dari situ, aku yakin mau bikin album.
Waktu itu yang aku bingung adalah genre musiknya seperti apa ya? Karena kalau pop aja udah banyak dan itu nggak terlalu mencerminkan kepribadian aku. Akhirnya waktu itu aku sempat berbulan-bulan, setiap hari aku bikin lagu terus. Supaya aku bisa tahu warna musik aku yang sebenar-benarnya seperti apa.
Waktu itu aku stop dengerin lagu orang lain dan lebih banyak bikin lagu dengan piano sendiri. Akhirnya aku ketemu benang merahnya. Oh kayaknya gue gini deh. Terus aku sempat tunjukkin ke teman-teman terdekat aku yang ngerti musik juga tentunya. Terus mereka bilang, "Eh ini lo banget sih." Dari situ aku mulai percaya, dengan pendapat orang-orang tadi, berarti sebenarnya bagus dong orang udah bisa mengenal musik yang Ify banget. Kemudian aku memutuskan bahwa aku sudah punya benang merah dalam menulis lagu-lagu. Akhirnya aku tulis yang aku suka seperti apa.
M: Berarti, meski sambil jalan, tema utamanya tetap dicari ya?
IA: Iya, lebih kayak dinamika gitu kalau di album. Misalnya, udah banyak nih yang tema tentang patah hati, sekarang coba yang lebih positif deh. Lebih kayak gitu sih untuk dinamikanya.
M: Apakah ada tantangan tersendiri dalam pengerjaannya?
Berita Terkait
-
Ify Alyssa Rilis Lagu 'Terima Kasih' saat Gerald Situmorang Umumkan Menikah dengan Ayushita
-
Beda Cara Ify Alyssa dan Elina Joerg Umumkan Kabar Putus, Ada Yang Singgung Isu Serong
-
10 Potret Reunian Personel Girlband Blink, Tetap Kompak dan Seru
-
Ify Alyssa Bagikan Video Let's Get Dressed, Gayanya Bikin Gemas
-
2 Mantan Membernya Sudah Menikah, Ini 5 Potret Terbaru Anggota Girlband BLINK
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat