SuaraJogja.id - Mantan Hakim Agung Mahkamah Agung, Artidjo Alkostar dikabarkan wafat. Berita mengenai meninggalnya anggota Dewan Pengawas KPK tersebut sempat diinformasikan Menko Polhukam Mahfud MD lewat kicauan di Twitter.
Lewat kicauannya, Mahfud MD mengaku sangat kehilangan sosok Artidjo Alkostar. Lebih jauh ia menyebut Artidjo sebagai sosok penegak hukum yang penuh integritas.
Sebagai pengingat berikut fakta mengenai sosok Artidjo Alkostar yang disebut Mahfud MD sebagai penegak hukum yang punya integritas.
Pria kelahiran Situbondo, Jawa Timur 22 Mei 1948 tersebut dilantik sebagai Dewan Pengawas KPK pada 20 Desember 2019 lalu bersama dengan mantan MK Harjono, peneliti LIPI, Syamsuddin Haris, Wakil ketua pengadilan Tinggi Kupang, Albertina Ho serta mantan wakil ketua KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean.
Dikenal galak kepada koruptor
Sebelum menjadi Dewas KPK, Artidjo punya sederet reputasi nan taji saat menjabat sebagai hakim. Jebolan Fakultas Hukum UII Yogyakarta tersebut dikenal sebagai hakim yang keras terhadap koruptor.
Diantara yang pernah merasakan ketokan palunya yakni Angelina Sondakh yang vonisnya diperberat dari 4 tahun penjara menjadi 12 tahun penjara.
Selain itu ada eks ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dari 7 tahun penjara menjadi 14 tahun penjara serta denda sebesar Rp5 miliar.
Selain itu ada terpidana kasus proyek E-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogongong yang vonisnya diperberat dari 8 tahun menjadi 11 tahun.
Baca Juga: Trimedya: Jokowi Pilih Artidjo Alkostar Jadi Dewas KPK agar Publik Diam
Cuma punya motor butut
Dari sederet anggota Dewas KPK, Artidjo merupakan sosok dengan harta paling kecil. Ia diketahui hanya memiliki dua koleksi kendaraan yakni motor honda astrea produksi tahun 1978 seharga Rp1 juta serta sebuah mobil chevrolet produksi 2004 seharga Rp40 juta.
Selain itu, untuk ukuran Hakim Agung, Artidjo mendiami sebuah rumah sederhana yang terletak di kawasan Sleman tepatnya di perumahan Sidoarum.
Beberapa waktu lalu, SuaraJogja.id berkesempatan menyambangi kediaman Artidjo Alkostar. Dari obrolan bersama tetangga di sekitar, Dosen Pasca Sarjana Fakultas Hukum UII itu dikenal sebagai sosok yang rajin ke masjid dan rajin bersosialisasi.
Salah seorang tetangga Eni mengenal lama sosok Artidjo. Selama tinggal di Sidoarum, pria yang saat ini masih berstatus sebagai Dosen Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia itu memang dikenal sebagai sosok orang penting.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR
-
Waspadai Pelajar Terseret Aksi Demo, Disdikpora DIY Perketat Pengawasan Sekolah
-
Komitmen Perkuat Koperasi dan UMKM, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan