SuaraJogja.id - Sosok Adama Belva Syah Devara beberapa waktu lalu menjadi buah bibir setelah ditunjuk menjadi salah satu dari stafsus Presiden Jokowi.
Ya, nama yang akrab disapa Belva Devara tersebut menjadi salah satu dari tujuh kaum milenial yang ditunjuk oleh Presiden Jokowi pada kepemimpinannya periode kedua sebagai staf khusus.
Bersama sejumlah pemuda pemudi lainnya, CEO ruangguru tersebut mengemban amanah bertugas membantu kerja Jokowi di Istana.
Namun setahun berjalan, ia kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai staf khusus presiden.
Belakangan, kisah suksesnya mendirikan ruangguru hingga membuatnya melenggang ke Istana dikisahkan lewat kenangannya berfoto di ruang kamar sederhana di rumahnya.
Seperti dilansir dari akun Instagramnya, Belva Devara baru-baru ini mengunggah sebuah ruang kamar sederhana yang menjadi tempatnya berproses hingga berhasil mendirikan ruangguru.
"Selamat tinggal kamar saya! Hari ini akhirnya mengucapkan selamat tinggal pada kamar ini. Kamar saya yang saya tinggali hampir setiap hari sampai saat ini saya berumur 30 tahun. Banyak sekali sejarahnya untuk saya," tulis keterangan foto yang diunggahnya.
Ia menjelaskan di kamar yang tergolong sempit dan sederhana itu, ia menghabiskan waktu belajar dan merangkai mimpi untuk mendapatkan beasiswa ke NTU Singapura.
Di kamar itu pula ia menulis seluruh aplikasi dan essay untuk S2 hingga akhirnya mendapat email diterima sebagai mahasiswa di Harvard dan Stanford.
Baca Juga: Fadli Zon soal Belva Devara: Sekalian Harus Mundur dari Proyeknya
"Di kamar ini tempat istirahat saya dulu dari pertama memulai karir bekerja, sampai mendirikan @ruangguru. Memimpin karyawan yang tadinya hanya 1 sampai akhirnya jadi 60, sampai sekarang sudah mencapai 4000 orang di 4 negara..."
"Dari kamar kecil ini juga saya berangkat untuk dilantik oleh Presiden @jokowi menjadi Stafsus, dan di kamar ini pula saya menulis surat pengunduran diri saya," tambahnya.
Ia menyebut bahwa kamar bersejarahnya itu akan ditinggalkan lantaran akan pindah rumah bersama orang tuanya.
"Sampai akhirnya hari ini saya dan orang tua akan resmi pindahan... Selamat tinggal kamar saya. Kamar yang entah kenapa jadi berwarna orange, padahal requestnya warna merah (dulu sejak SD paling suka warna merah)" tulisnya.
Di akhir keterangan foto, Belva pun memberikan semangat bagi yang melihat unggahannya tersebut agar jangan patah arang meraih cita-cita yang diingnkan.
"Untuk kamu yang lagi baca ini, dan mungkin lagi ngerasa ada di situasi yang kecil, pesan saya: jangan berhenti. Terus kejar cita-cita, and trust me, you'll make it someday. Semangat semua!"
Warganet dan rekannya pun tak sedikit yang memberikan komentar pujian melihat kamar sederhana Belva tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau
-
Pasien Asuransi Pemerintah Masih Menunggu, Industri Sebut Administrasi Jangan Kalahkan Kemanusiaan
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal