SuaraJogja.id - Satreskrim Polsek Umbulharjo, dibantu jajaran Reskrim Polresta Yogyakarta, berhasil menangkap satu tersangka penganiayaan di Jalan Gambiran. Tersangka yang ditangkap ini sudah menjadi incaran petugas selama kurang lebih satu bulan.
Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan, penangkapan itu berlangsung pada Senin (15/2/2021) sekitar pukul 16.00 WIB di daerah Jalan Imogiri Barat. Selama ini, tersangka, yang berstatus DPO itu, bersembunyi dengan berpindah-pindah tempat agar tidak diketahui petugas kepolisian.
"Peran pelaku [yang ditangkap] ini adalah sebagai eksekutor pembacokan dan pengrusakan," kata Timbul kepada awak media, Rabu (3/3/2021).
Timbul menjelaskan, penangkapan berhasil dilakukan setelah anggota Reskrim Polsek Umbulharjo mendapatkan informasi bahwa DPO sering terlihat lewat di Jl Imogiri Barat. Diketahui DPO tersebut bermaksud untuk main ditempat temannya.
Berawal dari informasi itu, kemudian petugas mulai mengintai pelaku, yang saat itu sedang lewat di Jl Imogiri Barat. Kebetulan saat itu korban sehabis pulang main dari tempat temannya.
"Saat itu anggota Reskrim Polsek Umbulharjo bersama Reskrim Polresta Yogyakarta dan Reskrim Polda DIY langsung menyergap [DPO] dan tidak ada perlawanan dalam penangkapan tersebut," jelasnya.
Adapun identitas pelaku berinisial RAA (18) beralamat di Colo Bedog RT 34 Kelurahan Donotirto, Kretek, Bantul, Yogyakarta. Diketahui ia merupakan pelajar yang tidak lulus sekolah.
Disampaikan Timbul, tersangka RAA adalah salah satu DPO pelaku penganiayaan di Jalan Gambiran bersama 6 pelaku lainnya yang sebelumnya sudah ditangkap di Polsek Umbulharjo. Sementara keenam pelaku yang tertangkap lebih dulu saat ini sedang menjalani proses persidangan.
Selain menangkap RAA, anggota Reskrim Polsek Umbulharjo juga menerima penyerahan diri seorang DPO tersangka penganiayaan di Jalan Gambiran lainnya. Pemyerahan diri itu dilakukan pada Senin (15/2/2021) sekitar jam 23.45 WIB malam.
Baca Juga: 2 Pria Sabetkan Celurit ke Saifudin di Rumahnya, Warga Tak Berani Menolong
"Ada lagi seorang DPO yang sudah lama menjadi incaran petugas selama lebih kurang 1 bulan yang diserahkan oleh keluarga. Selama ini DPO tersebut bersembunyi di daerah Wonosari," terangnya.
Peran pelaku tersebut yaitu sebagai jongkinya tersangka RAA. Adapun identitas pelaku berinisial RI (18) warga asal Colo Bedog RT 34 Kelurahan Donotirto, Kretek, Bantul, Yogyakarta.
Kronologi setelah penangkapan pelaku RAA, kemudian anggota Reskrim Polsek Umbulharjo melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan hasil dengan mengetahui keberadaan pelaku RI.
Kemudian pada Senin (15/2/2021) sekitar jam 21.00 wib anggota Reskrim Polsek Umbulharjo mendatangi tempat tinggal pelaku akan tetapi pelaku tidak ada di rumah. Sehingga anggota Polsek Umbulharjo hanya melakukan pendekatan dengan keluarga agar pelaku segera menyerahkan diri di Polsek Umbulharjo.
"Dan tidak berselang lama pada hari yang sama sekitar jam 23.45 WIB akhirnya pelaku RI menyerahkan diri dengan diantar oleh pihak keluarga," ucapnya.
Dalam perkembangan kasus ini pelaku yang dibawah umur sudah dijatuhi hukuman atas nama RAP (15) beralamat di KTP Pringgolayan, Gg Petung, Purbayan Kotagede, Yogyakarta. RAP dikenai hukuman selama 2,6 tahun penjara.
Berita Terkait
-
2 Pria Sabetkan Celurit ke Saifudin di Rumahnya, Warga Tak Berani Menolong
-
Saling Tantang di Medos, Pemuda di Duren Sawit Tewas Dibacok
-
Jadi Korban Kekerasan, Wanita Ini Seret Kakak Kandung ke Meja Hijau
-
Ribut di Medsos, Satu Orang Tewas dan Satu Lainnya Luka di Duren Sawit
-
Sedang Beri Makan Ayam, Istri Terkapar Ditebas Suami Pakai Samurai
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau
-
Pasien Asuransi Pemerintah Masih Menunggu, Industri Sebut Administrasi Jangan Kalahkan Kemanusiaan
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal