SuaraJogja.id - Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan atau TP3 menggelar sumpah mubahala terkait peristiwa 6 laskar FPI yang tewas di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek. Pembacaan dihadiri sejumlah tokoh di antaranya Neno Warisman, Marwan Batubara, ustaz Sambo hingga Amien Rais.
Selepas pembacaan sumpah, Amien Rais menyatakan bahwa bahwa 6 laskar FPI yang tewas tersebut adalah orang-orang yang terdzalimi.
Keputusan untuk menggelar sumpah mubahalah itu merupakan ikhtiar dari keluarga korban lantaran kecewa dengan penyelidikan mengenai kasus yang menimpa 6 laskar FPI itu.
"Saya yakin sekali bahwa mereka yang teraniaya betul-betul objek kezaliman, kita yakin semua bahwa doa kita dikabulkan Allah SWT," ucapnya seperti dilansir dari channel YouTube Neno Warisman, kemarin.
Lebih jauh, politisi senior yang kini mendirikan partai UMMAT tersebut menyoroti soal sikap kepolisian yang tak datang memenuhi undangan untuk menghadiri kegiatan pembacaan sumpah mubahalah tersebut.
"Sudah kita undang tak datang, seperti permintaan kita kepada Allah, Allah akan memberikan laknat dunia dan akhirat," lanjut Amien Rais.
Sebelumnya keluarga salah satu korban juga telah meminta Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran untuk mengucap sumpah mubahalah untuk membuktikan kebenaran atas tewasnya salah satu anggota keluarganya.
"Untuk membuktikannya maka karena yang mengatakan waktu itu Kapolda mengatakan merekalah yang membunuh anak kami, kami tidak mengerti hukum, tapi ada satu hal yang kami pahami karena saya muslim untuk mengungkap kebenaran maka kita gunakan syariat Islam," kata Syuhada di Komnas HAM.
"Saya mengajak Kapolda Metro Jaya yang telah mengumumkan yang telah mengakui membunuh anak kami untuk membuktikan kebenaran, siapa yang salah siapa yang benar, siapa yang zalim siapa yang benar, maka saya mengajak secara syariat Islam kerena agama saya Islam untuk bermubahalah," tambah dia.
Baca Juga: Jokowi Legalkan Miras di Bali, Amien Rais: Akhlak Anak Muda Hancur
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Tren "Pernikahan Hemat" Meningkat, Merapi Merbabu Hadirkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta
-
MK Tolak Diskualifikasi, Gibran Harus Gentleman Buka Bukti Ijazah
-
Dari Merapi hingga Gajah Wong, Folklor Jogja Bicara Bencana tapi Tak Ceritakan Megathrust
-
BRI Junio Gandeng Mobile Legends: Bang Bang, Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus
-
Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya