- Pemerintah memprediksi 143,9 juta pemudik Lebaran, mendorong Menhub cek kesiapan transportasi di Yogyakarta.
- DIY termasuk tujuan mudik besar, Pemda mengusulkan perpanjangan rute KA Bandara hingga Maguwoharjo untuk integrasi moda.
- Pemda DIY memperkuat jalur alternatif dan mengoptimalkan masjid sebagai tempat istirahat tambahan untuk mengurai kepadatan pemudik.
SuaraJogja.id - Gelombang mudik Lebaran tahun ini diproyeksikan kembali membludak. Pemerintah memperkirakan sekitar 143,9 juta pemudik melakukan perjalanan pulang kampung ke berbagai daerah di Indonesia.
DIY diperkirakan kembali menjadi salah satu destinasi sekaligus daerah tujuan mudik terbesar di Pulau Jawa selain Jawa Barat saat Lebaran nanti. Karenanya menghadapi lonjakan mobilitas tersebut, Menteri Perhubungan (menghub) RI, Dudy Purwagandhi, melakukan pengecekan langsung kesiapan sarana dan prasarana transportasi di Yogyakarta, Kamis (19/2/2026).
"Ini bagian dari koordinasi kami terkait pelaksanaan angkutan Lebaran. Sebelum pelaksanaan, kami selalu berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, baik pemerintah pusat maupun daerah," paparnya.
Menurut Dudy, koordinasi lintas sektor telah dilakukan jauh hari sebelum masa angkutan Lebaran dimulai. Menhub memastikan secara umum simpul transportasi utama, baik bandara, pelabuhan, terminal, maupun stasiun, dalam kondisi siap melayani lonjakan penumpang.
Untuk DIY sendiri, kesiapan dinilai cukup baik dengan dukungan bandara, stasiun, dan akses jalan nasional yang relatif terintegrasi. Namun, antisipasi kepadatan tetap menjadi fokus utama mengingat tingginya arus kendaraan pribadi dan sepeda motor yang masuk ke wilayah ini.
"Harapannya, kita bisa melayani saudara-saudara kita yang akan melakukan perjalanan mudik," tandasnya.
Sementara Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menyampaikan kedatangan Menhub yang bertemu Wakil Gubernur (wagub) DIY kali ini menjadi momentum penting Pemda untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan strategis daerah. Sebab lonjakan pemudik ke DIY tidak hanya berdampak pada lalu lintas jalan raya, tetapi juga pada kebutuhan konektivitas antarmoda.
Salah satu usulan yang kembali disampaikan adalah perpanjangan rute Kereta Api (KA) Bandara hingga Maguwoharjo.
"Usulan ini sudah cukup lama kami sampaikan. Alhamdulillah responsnya bagus dan positif. Ini penting untuk memperkuat konektivitas dan mengurangi beban kendaraan pribadi yang masuk ke pusat kota," ungkapnya.
Baca Juga: Diubah Jadi Searah untuk Arus Balik, Tol Jogja-Solo Prambanan-Tamanmartani Mulai Diserbu Pemudik
Made menyebut, jika rute diperpanjang hingga Maguwoharjo, distribusi penumpang bisa lebih merata dan tidak terpusat di titik tertentu saja. Selain itu, integrasi dengan moda lain akan semakin optimal, terutama bagi pemudik yang hendak melanjutkan perjalanan ke wilayah Sleman dan sekitarnya.
Made menambahkan, belajar dari pengalaman masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, Pemda DIY juga memperkuat rambu dan penanda jalur alternatif, khususnya bagi kendaraan dari arah timur yang hendak menuju Magelang maupun wilayah utara DIY. Hal ini dilakukan agar tidak seluruhnya melewati pusat Kota Yogyakarta.
Selain itu, optimalisasi masjid di sepanjang jalur mudik juga dilakukan. Hal ini dilakukan agar tempat ibadah tersebut bisa menjadi tempat istirahat tambahan juga menjadi strategi untuk mengurai kepadatan di rest area resmi saat mudik Lebaran.
Karenanya koordinasi teknis bersama Kemenhub dilakukan, termasuk pembahasan terkait armada dan pengawasan terhadap angkutan yang tidak sesuai perizinan.
"Risiko kecelakaan, menurutnya, tidak hanya dipengaruhi kondisi jalan, tetapi juga kesiapan kendaraan dan kompetensi pengemudi," imbuhnya
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
Terkini
-
Tak Sekadar Turnamen, Juara ANC Dibidik Masuk Jalur Pembinaan FFI hingga U-21
-
Proyek PSEL DIY Dikebut Akhir Tahun, Tapi Izin Belum Diajukan
-
Stem Cell Jadi Ladang Bisnis Kecantikan, Dokter Ingatkan Produk Ilegal dan Klaim Berlebihan
-
BRI dan KPK Perkuat Gerakan Antikorupsi melalui PELOPOR 2026
-
Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara