SuaraJogja.id - Warganet dibuat heboh sekaligus miris dengan beredarnya video seorang balita dianiaya dengan begitu kejamnya. Balita tersebut tersedu-sedu menahan tangis akibat tubuhnya yang dipukuli dengan sebuah tongkat. Tidak diketahui pasti alasan balita itu dianiaya.
Politikus Partai Demokrat Marzuki Alies, melalui akun Twitter @marzukialie_MA, membagikan video berdurasi 27 detik. Dalam tayangan tersebut, tampak seorang balita yang duduk di teras rumah menangis kencang. Di sampingnya berdiri seorang wanita yang membungkukkan badan sambil memukuli tubuh balita itu dengan sebuah benda serupa kayu tipis.
Dipukul di bagian perut, terdengar suara balita ini menangis kencang. Salah satu tangannya dipegang oleh wanita yang tak diketahui statusnya tersebut ke atas. Setelah memukuli bagian kaki balita itu secara berulang kali, wanita ini mengangkat anak tersebut dengan sebelah tangan.
Ia terlihat seolah ingin menyeret anak tersebut masuk ke dalam ruangan di rumah. Belum sampai anak ini bisa menegakkan kakinya yang kesakitan dipukul, wanita ini sudah menyeretnya ke dalam. Tindak aniaya tersebut tidak berhenti begitu saja, wanita ini kembali melanjutkan aksinya.
Balita itu tampak terbaring dan masih terus terdengar suara pukulan benda yang digenggam wanita ini. Anak itu mencoba untuk berguling dan berpindah-pindah duduk menghindari pukulan dari wanita berambut panjang tersebut. Sementara, wanita itu terus memaki sang anak dan akhirnya menutup pintu ruangan.
Di halaman rumah tempat pertama anak dipukul nampak ada seorang dewasa lainnya yang tengah tertidur dengan kondisi tubuh meringkuk. Meskipun suara tangisan balita terdengar kencang, tetapi tidak ada orang yang menolong anak tersebut, termasuk orang yang mengambil tayangan meresahkan tersebut.
"Mohon penegak hukum @DivHumas_Polri @CCICPolri segera ditangkap pelaku penyiksaan anak. Kalau saya lihat itu rumah panti, mudah-mudahan segera diketemukan," tulis akun @marzukialie_MA dalam cutiannya.
Tidak diketahui pasti lokasi penganiayaan itu terjadi dan siapa wanita dalam video tersebut. Namun, ramai beredar di media sosial bahwa video itu membuat warganet resah dan geram.
Banyak yang meminta pihak kepolisian untuk bisa mengusut asal video itu dan melakukan tindakan kepada pelaku.
Baca Juga: Heboh Sapi Berkepala 2, Rumah Heri Diserbu Warga yang Penasaran
Sejak diunggah pada Minggu (7/3/2021), video penyiksaan terhadap seorang balita itu sudah ditonton lebih dari 22 ribu. Ada 600 lebih orang yang menekan tanda suka dan 500 lebih lainnya ikut membagikan. Dari sekian banyak komentar yang ditinggalkan, banyak yang merasa resah dan geram.
"Astaghfirullah, Lah itu yang merekam gimana? udah tau anak disiksa malah direkam bukannya ditolongin semoga ibu itu cepat diberi kesadaran," tulis akun @wan****.
"Anak sekecil itu tidak akan mengerti apa-apa dihajar sampai matipun tidak mengerti!. semoga cepat ditangkap mau orang tua asli atau asuh. Kejahatan yang sadis," komentar akun @H4l1mun_D1****.
"Kembali dipertontokan kebiadaban manusia terhadap sesamanya yang tidak berdaya," tanggapan akun @Antonius***.
Sementara akun @Irna**** mengatakan, "Pak kalau bisa mohon diinfokan alamatnya kalau sekitar Jakarta dan sekitarnya, biar kami bisa datang kesana, biar kami adopsi saja anak tersebut, anak itu tak berdosa, jadi tak layak diperlakukan seperti itu."
Tonton video lengkapnya DI SINI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya