SuaraJogja.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan momen dirinya berkunjung ke hunian sementaranya saat masih duduk di bangku SMA dan kuliah. Tidak sendiri, Ganjar datang bersama anak lelakinya. Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan kenangan dirinya saat berjuang di tempat tersebut.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @ganjarpranowo, politikus PDIP tersebut membagikan videonya bersama dengan sang anak berkunjung ke sebuah hunian sederhana. Begitu tiba, Ganjar langsung menyapa keluarga pemilik kos yang dulu ia tinggali. Pemilik kos sendiri sampai terkesima dengan gubernur dua periode tersebut.
Kepada sang anak, Ganjar menunjukkan sebuah bilik sederhana yang kini telah diubah menjadi tempat penyimpanan perkakas dan sepeda motor. Ganjar menceritakan bahwa ruangan berukuran tak terlalu lebar itu dulunya adalah kamar tidurnya. Atap yang menutupi tempat tersebut juga tadinya belum jadi.
Jauh dari kata mewah, kamar kos itu memiliki luas yang tidak seberapa. Bahkan, sampai saat ini kesan sederhana dan apa adanya masih tampak dari ruangan tersebut. Di ujung kamar, ada sebuah kamar mandi yang juga tak begitu luas. Temboknya memiliki tiga warna berbeda yang tidak terlalu rapi dan rata.
Meniru jejak sang ayah, anak Ganjar juga saat ini tengah menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sembari bercengkerama dengan pemilik kos, Ganjar menyebutkan bahwa ia sempat meminta sang anak untuk tinggal di tempatnya dulu singgah saat mencari ilmu.
"Dulu Ayah kalau kuliah jalan dari sini sampai ke perempatan kampus," ujar pemilik kos kepada anak Ganjar.
Ganjar harus menempuh jarak sekitar 1,4 kilometer dari tempatnya tinggal menuju ke gedung kuliahnya. Selain berjalan kaki, terkadang gubernur dengan rambut putih itu juga mengayuh sepeda. Pemilik kos sendiri mengaku sudah menyukai karakter Ganjar jauh sebelum menjadi Gubernur Jawa Tengah.
"Saya memuji bukan karena sekarang sudah jadi gubernur, tapi dari dulu memang orangnya prihatin," ujar ibu kos.
Diceritakan, sejak dulu Ganjar adalah sosok yang prihatin dan menerima apa adanya. Sepasang suami istri tersebut mengaku sangat senang dikunjungi oleh sang gubernur. Sebab, saat ini anak yang dulu hidup apa adanya di rumah mereka sudah menjadi orang besar atau pejabat.
Baca Juga: Pemerintah Pusat Mau Impor Beras, Ganjar:Tolong Perhitungkan Nasib Petani
Pemilik kos-kosan itu mengakui, setelah menjabat sebagai gubernur, Ganjar tidak pernah berperilaku sombong. Mereka juga sudah beberapa kali dikunjungi sejak Ganjar menjadi pejabat tinggi. Tampak di rumah mereka ada foto bersama dengan Ganjar dan keluarga besar di waktu lalu.
"Selalu ada cerita di setiap kos kosan, yang selalu terkenang hingga jadi dongeng indah untuk anak dan cucu di masa depan. Ini cerita kos-kosanku, mana ceritamu?," tulis Ganjar dalam keterangannya.
Mengunjungi kos-kosan masa lalunya membuat Ganjar bernostalgia dengan berbagai tagihan dan kenangan yang ada di kosan tersebut. Ia menyebutkan, selalu ada cerita menarik dari setiap hunian sementara, seperti denting mangkok pesanan bakmi, uang tagihan listrik dan air, hingga uang bulanan yang terlambat dikirimkan.
Sejak diunggah, Senin (8/3/2021), video berdurasi 2 menit 20 detik tersebut sudah ditonton lebih dari 71 ribu pengguna Instagram. Ada ratusan komentar yang ikut ditinggalkan warganet. Beberapa ikut membagikan kisah mereka ketika tinggal di dalam kos-kosan.
Tonton videonya DI SINI.
"Besok aku kalo jadi gubernur mau ke kos Gejayan juga ah," tulis akun @asmaradh*****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat
-
Dinsos DIY Tak Buka Posko Aduan Desil, Cari Formula agar Warga Tak Kehilangan Bantuan
-
Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng
-
BRI Pertemukan PMI Yuni Lestari dengan Ibu Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
Siswa Bantul Bawa Pulang Emas dari Kejuaraan Taekwondo Internasional di Korea Selatan