SuaraJogja.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Yogyakarta melakukan patroli acak kepada para wisatawan yang datang di beberapa tempat wisata di Kota Jogja. Hasilnya, beberapa wisatawan kedapatan tidak membawa surat keterangan bebas Covid-19.
Kasatpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarto mengatakan, patroli acak di objek wisata Jogja itu guna memastikan wisatawan membawa surat keterangan negatif Covid-19 hasil swab antigen sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya pada momen libur Isra Mikraj.
Patroli acak pemeriksaan antigen tersebut dilakukan di kawasan wisata, yakni Taman Sari dan Gembiraloka Zoo. Dari kedua tempat itu, total ada 12 rombongan yang diperiksa.
Hasilnya, hanya satu yang bisa menunjukkan surat keterangan tes swab antigen. Sementara sisanya, sebanyak 11 rombongan, kedapatan tidak membawa syarat tersebut.
"Untuk hari ini tadi di dua titik sampling. Di Gembiraloka dan Tamansari bersama dengan personel gabungan dengan TNI-Polri dan Satpol PP," kata Agus saat dikonfirmasi awak media, Kamis (11/3/2021).
Hasil patroli acak di Taman Sari, ditemukan lima rombongan, di antaranya dari Cilacap, Salatiga, Pasuruan, Purbalingga, dan Magelang.
Dari lima rombongan tersebut, kata Agus, satu rombongan yang berasal dari Pasuruan bisa menunjukkan surat tes swab antigen. Sedangkan empat rombongan lainnya tidak bisa menunjukan surat tersebut.
"Empat rombongan [tanpa surat tes swab antigen] itu untuk selanjutnya disarankan untuk kembali ke daerah asal," ucapnya.
Agus menungkapkan untuk pemeriksaan di Gembiraloka Zoo atau Kebun Binatang Gembiraloka, ditemukan tujuh rombongan. Rombongan tersebut berasal dari Semarang, Surabaya, Boyolali, Sidoarjo, Magelang dan Klaten.
Baca Juga: Tak Terima Balap Liar Dibubarkan, 2 Pemuda Lempar Batako ke Mobil Polisi
"Semua rombongan tersebut tidak bisa menunjukkan surat tes rapid antigen. Jadi untuk selanjutnya disarankan untuk kembali ke daerah asal," terangnya.
Disampaikan Agus memang pihaknya tidak serta merta meminta pulang rombongan yang kedapatan tidak mebawa surat tes swab antigen. Melainkan rombongan akan diminta terlebih dulu untuk melakukan tes di faskes atau klinik terdekat.
"Mereka kita sarankan untuk cek dulu di klinik, kan sekarang murah cepat," tegasnya.
Agus menuturkan patroli pemeriksaan surat antigen kepada wisatawan ini tidak hanya akan kali ini saja. Pihaknya akan kembali melakukan patroli secara acak hingga hari Minggu mendatang di beberapa tempat sasaran lainnya.
"Kita akan lakukan acak sampai dengan minggu mas. Sasaran ada juga malioboro dan tempat parkir wisata. Kita himbau untuk seluruh wisatawan yang akan ke Jogja untuk selalu menerapkan prokes dan tidak kalah pentingnya cek swab dulu demi kenyamanan, keselamatan diri sendiri dan orang lain," pungkasnya.
Dinas Pariwisata DIY tetap mengimbau wisatawan baik yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 atau belum untuk membawa surat keterangan bebas Covid-19 atau hasil negatif swab antigen ketika hendak berpergian ke luar kota.
Berita Terkait
-
Tak Terima Balap Liar Dibubarkan, 2 Pemuda Lempar Batako ke Mobil Polisi
-
Pesona Wisata Tidur Sawah Pamah Simelir Langkat
-
Masih Alami, Inilah 5 Wisata Air Terjun Riau yang Cocok untuk Berlibur
-
Penat Sepekan Bekerja, Wisata Mata Air Ini Cocok Kamu Kunjungi
-
Tempat Wisata di Singkawang Ini Cocok Buat Liburan
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu