SuaraJogja.id - Pendakwah Haikal Hassan menyebutkan adanya isu yang tengah ramai diperbincangkan, yakni mengenai jabatan presiden yang hendak diubah menjadi tiga periode. Menanggapi hal tersebut, Haikal seolah menantang untuk sekaligus menyarankan Presiden Jokowi menjabat seumur hidup.
Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @haikal_hassan menyampaikan mengenai ramainya wacana perubahan jabatan presiden yang sebelumnya selama dua periode menjadi tiga periode. Menanggapi hal tersebut, Haikal bahkan meminta untuk sekaligus mengusulkan jabatan Presiden Jokowi untuk seumur hidup.
Terkait konstitusi, Haikal meminta pihak yang memiliki wacana tersebut untuk mengubahnya. Selagi pihak tersebut juga tengah duduk di kursi penguasa. Begitu juga jika ada yang menolak mengenai gagasan tersebut, cuekin saja. Selagi pihak-pihak itu yang sedang berkuasa.
"Ramai wacana presiden 3 periode. Sekalian usulkan pak Jokowi presiden seumur hidup saja. Konstitusi? Kalian rubah saja lah. Mumpung kalian sedang berkuasa. Yang menolak cuekin. Mumpung kalian sedang berkuasa. BIASA LAAH!?," tulis akun @haikkal_hassan dalam cuitannya.
Dalam cuitan yang berbeda Haikkal menambahkan, meskipun peraturan berubah menjadi tiga periode belum tentu juga Jokowi mau melanjutkan kepemimpinannya. Menurutnya, yang bernafsu untuk mengubah peraturan tersebut adalah para penjilat yang mengharapkan dapat proyek.
Sejak diunggah Senin (15/3/2021), cuitan Haikkal mengenai jabatan presiden yang wacananya akan diperpanjang menjadi tiga periode tersebut sudah disukai lebih dari 2000 pengguna Twitter. Ada 300 lebih yang ikut membagikan ulang dan tidak sedikit juga memberikan tanggapan di kolom komentar.
"Belum 2 periode aje udah ancur ni negare gimane seumur hidup, kelaparan dan kejahatan di mane mane pasti terjadi," tulis akun @Hidayat*******.
"Tul pak, jenis manusia serakah munafik terabas segala aturan yang telah disepakati jadi uu, salah satu ciri munafik dan malah semua ciri munafik sudah diborong tuanku baginda," komentar akun @sapule****.
"Kalau ucapan babeh jadi doa, dan dikabulkan Allah. Kira kira gimana beh kondisi rakyat. Sementara sekarang aja, kita merasakan ekonomi sulit, protes dipentungin. Jaga ulama ditembak mati, mending berharap yang baik aja beh. Kita aja doanya pengen cepet abis periodenya," tanggapan akun @Jula***.
Baca Juga: Tanggapi Poster Sebut Haikal Hassan Duta Covid, Ferdinand Hutahaean: Kacau!
Sementara akun @djuw*** mengatakan, "Terserah merekalah yang penting mereka bahagia terlalu jauh jarak kita dengan mereka, aturlah oleh kalian dunia ini selagi kalian bisa toh pada akhirnya kita pasti ketemu di ujung maut sana."
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta